INDOZONE.ID - Tahun Baru Imlek 2026 tinggal menghitung hari. Masyarakat Tionghoa di seluruh dunia khususnya Indonesia bersiap menyambutnya dengan penuh semangat dan sukacita.
Beragam tradisi dan persiapan khusus dilakukan masyarakat Tionghoa dalam menyambut Tahun Baru Imlek. Misalnya bersih-bersih rumah, mempersiapkan ornamen warna merah, kumpul keluarga hingga menyiapkan makanan-makanan khas Imlek.
Dalam artikel ini, Indozone akan bagikan 10 makanan khas yang wajib ada saat perayaan Imlek beserta maknanya.
Baca juga: Wisata Imlek di Bandung: Menelusuri Jejak Naga di Kawasan Pecinan Lama
1. Kue Keranjang
Kue keranjang merupakan makanan khas yang wajib ada saat perayaan Imlek. Bisa dibilang kue keranjang ini jadi primadona di meja makan keluarga.
Kue keranjang memiliki rasa manis dan bertekstur lengket. Meski begitu, makanan ini punya makna sebagai lambang harapan akan hidup yang lebih baik, rejeki yang banyak serta hubungan keluarga yang semakin erat.
2. Mie Panjang Umur (Siu Mie)
Siu Mie juga jadi makanan wajib saat Tahun Baru Imlek. Mie ini disajikan tanpa putus saat dimasak. Makna dari Siu Mie yakni berumur panjang, diberi kesehatan dan kelancaran rejeki.
Supaya harapan itu terwujud, kamu dilarang memotong mie dengan gigi atau sendok sebelum seluruh mie masuk ke mulut.
3. Ikan Bandeng
Etnis Tionghoa di Indonesia menyajikan ikan bandeng saat Tahun Baru Imlek. Makna ikan (yu) dalam bahasa Mandarin terdengar mirip dengan kata "surplus" atau kelebihan. Dengan adanya sajian ikan, diharapkan rejeki terus mengalir.
Agar terwujud, kepala ikan harus menghadap ke orang tua sebagai rasa berbakti.
4. Yu Sheng (Salad Ikan Segar)
Selanjutnya ada Yu Sheng, makanan berupa salad ikan segar dengan irisan sayuran lobak dan wortel.
Cara memakan Yu Sheng adalah seluruh keluarga mengaduk salad bersama-sama, lalu mengangkatnya tinggi-tinggi dengan sumpit.
Maknanya, semakin tinggi jarak sayuran dengan piring maka semakin tinggi pula peluang keberuntunganmu terkabul.
5. Lapis Legit
Lapis legit jadi makanan yang sangat populer ketika perayaan Tahun Baru Imlek. Makna dari makanan ini adalah lapisannya yang bertumpuk melambangkan keberuntungan atau rejeki yang datang bertubi-tubi di tahun mendatang.
6. Manisan Kotak Segi Delapan (Eight Treasures Box)
Kotak yang berisi manisan buah, biji teratai dan kacang-kacangan. Angka delapan dalam kue ini melambangkan kekayaan dan kemakmuran.
Biji teratai melambangkan kesuburan (banyak keturunan) dan lengkeng artinya banyak relasi.
7. Jeruk Mandarin
Buah ini selalu ada saat perayaan Tahun Baru Imlek. Kehadiran jeruk mandarin melambangkan kemakmuran dan rejeki yang selalu bertumbuh.
8. Kue Bulan
Selain disajikan saat perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur, kue bulan juga menjadi hidangan wajib ketika Tahun Baru Imlek.
Camilan yang sekilas mirip pia ini umumnya berisi pasta kacang merah dan dicetak dengan aksara Tionghoa yang melambangkan harmoni, keberuntungan, atau panjang umur.
9. Telur Direbus Teh
Telur Direbus Teh juga merupakan hidangan ikonik saat Tahun Baru Imlek. Cangkang telur yang berpola retak dan berwarna kecokelatan melambangkan kekuatan dan ketahanan.
10. Pangsit
Makanan selanjutnya adalah pangsit yang disajikan berbentuk perahu ddengan isian daging cincang dan sayuran. Pangsit dapat disajikan sesuai selera, bisa digoreng, rebus atau kukus.
Makna makanan ini diyakini bisa mendatangkan uang yang banyak. Sebagian masyarakat China menyisipkan benang putih di dalam pangsit sebagai simbol panjang umur.
Baca juga: Wisata Imlek di Semarang: Ada Pasar Imlek Semawis!
Itulah 10 makanan khas yang wajib ada saat perayaan Imlek beserta maknanya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan