Ilustrasi roti panggang (Freepik)
Di Indonesia, nasi adalah makanan pokok utama, sedangkan roti adalah makanan pokok alternatif. Namun, hal ini terbalik di negara-negara barat, di mana roti menjadi makanan pokok utama.
Jika kamu berpikir roti yang dimakan adalah sejenis roti tawar atau yang memiliki isian saja, berarti kamu belum mengenal berbagai jenis roti yang ada di dunia.
Dari sekian banyaknya jenis roti tersebut, 10 roti ini paling sering disantap di dunia. Simak!
Ilustrasi roti tawar. (Pixabay)
Jenis roti pertama yang paling terkenal di Indonesia dan dunia adalah roti tawar. Roti ini menjadi pilihan umum masyarakat Indonesia untuk membuat beberapa sajian, seperti roti tawar isi dengan penyajian seperti itu saja atau dengan cara dibakar. Selain itu, kamu juga bisa menjadikan roti tawar sebagai bahan membuat sandwich.
Baca Juga: Cara Membuat Roti Gembong yang Super Lembut, Ini Resepnya!
Ilustrasi roti gandum. (Freepik/Azerbaijan_stock)
Jika kamu ingin mengurangi kandungan karbohidrat pada roti tawar, kamu bisa mencoba roti gandum. Roti ini dibuat dengan menggunakan tepung utuh yang belum diolah dan mengandung biji-bijian utuh.
Kandungan gandung dalam roti ini membuat roti gandum memiliki tekstur yang gurih dan padat. Jika dimakan begitu saja tanpa isian, roti gandum akan cenderun hambar karena tidak adanya gula dalam roti ini.
Jenis roti selanjutnya adalah sourdough. Roti ini memiliki rasa yang cenderung asam, namun rasa ini pada dasarnya sesuai dengan jenis tepung yang dipakai dan teknik membuatnya.
Roti ini dibuat dengan mikroorganisme alami tanpa tambahan ragi. Selain itu, roti ini juga memiliki kandungan dluten lebih rendah dibandingkan dengan ragi instan.
Roti Naan (petitegourmets.com)
Macam-macam roti lainnya adalah roti naan. Roti ini populer menjadi makanan pokok India karena terkenal dengan tekstur mengembang yang lembut dengan rasa yang khas.
Roti naan dibuat dari campuran tepung terigu, air, yogurt, dan garam, lalu dipanggang dalam oven tradisional bernama tandoor, sehingga sangat renyah. Roti ini seringkali menjadi 'sendok' untuk mengambil hidangan.
Rye adalah roti gandum hitam dengan bahan dasar tepung terigu. Roti rye memiliki rasa yang asam karena berasal dari proses fermentasi.
Selain itu, roti Rye juga baik untuk kamu yang ingin menjaga gula darah dan ingin meredakan sembelit karena roti ini memiliki kandungan serat tinggi dan indeks glikemik rendah.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Roti Gulung Kayu Manis Cinnabon, Rempahnya dari Gunung di Sumatera Barat
Roti yang memiliki adonan mirip dengan pizza yang sering menjadi santapan makan malam di Italia ini, dibuat dari tepung terigu, air, ragi, garam dan minyak zaitun.
Bahan-bahan tersebut membuat roti ini memiliki cita rasa tersendiri. Untuk bentuknya, Focaccia berbentuk penyok yang dibuat pada permukaan roti.
Jenis roti ini mungkin sering kamu temukan di toko roti lokal di Prancis. Baguette adalah roti tradisional yang berbentuk panjang dan ramping.
Selain itu, Baguette juga memiliki rasa yang renyah diluar, namun lembut di dalamnya. Aromanya pun cukup menggiurkan.
Baguette biasanya menjadi pendamping hidangan utama di Prancis, seperti keju atau anggur dan sering dihidangkan dengan berbgai isian, seperti daging, saus, dan sayuran.
Roti lainnya yang berasal dari Italia adalah Ciabatta. Roti ini memiliki arti yang cukup unik yaitu 'sepatu sandal' karena bentuknya yang pipih dan lebar.
Ciabatta memiliki adonan lembek dengan kulit yang tipis, kering dan renyah, serta memiliki bagian dalam yang lembut serta berongga.
Kamu bisa menyantap roti ini dengan erbagai isian seperti saus, minyak zaitun, atau bahan lain dalam hidangan.
Roti Pumpernickel (unsplash.com)
Pumpernickel adalah jenis roti asal Jerman yang dikenal karena memiliki nilai gizi sangat baik. Roti ini dibuat menggunakan gandum utus atau tepung gandum hitam.
Serat tinggi dan nutrisi alami yang belum terproses menjadikan roti ini memiliki kandungan lemak rendah.
Meski sedemikian sehat, roti pita tidak memiliki rasa hambar. Roti ini bercita rasa karamel dan kopi.
Roti pita sering kamu temukan di Timur Tengah dan Mediterania. Roti ini merupakan campuran dari tepung terigu, air, ragi, dan garam. Lalu, dipanggang dalam oven panas agar mengembang dan membentuk lapisan berongga.
Roti ini sering dijadikan sebagai pendamping hidangan Timur Tengah seperti kebab, falafel, atau shawarma. Roti pita digunakan sebagai alat untuk mengambil dan mengonsumsi hidangan.
Baca Juga: 3 Kreasi Camilan Roti Tawar Toast ala Shireen Sungkar yang Sederhana Jadi Mewah
Itu dia beberapa jenis roti yang paling sering disantap di dunia. Dari semua jenis roti tersebut, roti tawar dan gandum jadi favorit orang Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber