Bongko Mentuk, Kue Tradisional Khas Pekalongan. (Cookpad/@Wiwikindar_1976)
INDOZONE.ID - Lembutnya Bongko Mentuk yang gurih dan aroma daun pisang yang khas membuat hidangan tradisional Pekalongan ini begitu menggoda selera. Ditambah siraman santan kental yang meresap saat dikukus, setiap gigitan terasa makin nikmat dan kaya rasa. Cocok disajikan sebagai camilan spesial atau menu keluarga di rumah.
Bahan Dadar:
- 250 gram tepung terigu
- 1 sdm tapioka/tepung kanji
- 1 sdm susu bubuk
- 1 butir kuning telur
- 1 sdm minyak goreng
- 1/4 sdt garam
- 300–500 ml air
Baca juga: Pais Monyong, Jajanan Jadul Manis Gurih yang Bikin Kangen Masa Kecil
Bahan Isian:
- 250 gram daging ayam bagian dada, rebus lalu suwir
- 4 siung bawang merah, iris halus
- 3 siung bawang putih, iris halus
- 1 sdm bumbu kari instan (menggunakan merek "Indo**d")
- 1/2 sdt garam
- 1 sdt gula pasir
- 100 ml air
Bahan Santan Kental:
- 400 ml santan kental, campur dengan 1/2 sdm tepung terigu
- Sejumput garam
Pembungkus:
Baca juga: Bongko Kopyor, Takjil Lezat Khas Gresik yang Hanya ada di Bulan Ramadhan
Cara Membuat:
- Rebus santan yang sudah dicampur tepung terigu, tambahkan garam, lalu aduk hingga mendidih. Angkat dan sisihkan.
- Buat dadar dengan mencampurkan tepung terigu, susu bubuk, dan 100 ml air. Aduk, lalu tambahkan kuning telur, garam, dan minyak goreng. Aduk rata kembali.
Tambahkan sisa air sedikit demi sedikit hingga konsistensinya menyerupai adonan kulit risoles. Air tidak harus digunakan semuanya.
- Dadar adonan menggunakan teflon yang sudah diolesi mentega.
- Buat isian dengan menumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan ayam suwir, tambahkan 100 ml air, bumbu kari, garam, dan gula pasir. Masak hingga bumbu meresap. Cek rasa.
- Ambil selembar dadar, isi dengan ayam, lalu gulung seperti risoles. Letakkan di atas daun pisang, siram dengan 1–2 sdm santan, bungkus, lalu semat menggunakan lidi.
- Kukus selama 15–20 menit. Angkat dan sajikan.