Ilustrasi penggunaan digital dalam industri makanan dan minuman. (Freepik)
INDOZONE.ID - Industri makanan dan minuman atau food and beverage (F&B) terus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang menuntut pengalaman lebih relevan dan personal.
Salah satu strategi yang kian banyak diterapkan pelaku usaha adalah program loyalty digital, yang dinilai efektif meningkatkan kunjungan ulang sekaligus nilai transaksi pelanggan.
Transformasi digital membuat program loyalitas menjadi lebih praktis. Jika sebelumnya pelanggan harus membawa kartu fisik, kini seluruh proses dapat diakses melalui aplikasi.
Pelanggan bisa langsung mengumpulkan poin setiap kali bertransaksi, memantau reward, dan menikmati promo kapan saja. Bagi pelaku usaha, sistem ini mempermudah pengumpulan data pola pesanan dan preferensi menu, sehingga strategi pemasaran dapat disusun lebih tepat sasaran.
Laporan Indonesia Loyalty Program Market 2022–2026 mencatat konsumen Indonesia semakin mengharapkan program loyalitas yang bersifat personal dan memberikan manfaat nyata.
Baca juga: BPJPH: Industri Makanan Bisa Bertumbuh Pesat karena Sertifikasi Halal
Karena itu, loyalty digital tidak lagi sekadar alat retensi, melainkan menjadi fondasi strategi pemasaran jangka panjang untuk meningkatkan engagement dan kepuasan pelanggan.
Sejalan dengan tren tersebut, Arka Group menghadirkan program loyalty berbasis aplikasi bertajuk Arka Rewards.
Ilustrasi penerapan loyalty program di industri makanan dan minuman. (Ist)
Program ini memungkinkan pelanggan mengumpulkan koin dari setiap transaksi yang kemudian dapat ditukar dengan promo, hadiah, atau digunakan sebagai alat pembayaran.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang menghargai kesetiaan pelanggan sekaligus memudahkan mereka mengakses berbagai penawaran,” ujar Direktur Arka Group, Eric.
Arka Rewards terintegrasi dengan sistem POS seperti ESB dan Kloudmi, sehingga pencatatan transaksi berlangsung otomatis dan akurat.
Baca juga: RUU Kepariwisataan Akan Dibawa ke Rapat Paripurna, Siap Jadi Payung Hukum Industri Wisata
Data yang terkumpul dianalisis untuk memahami kebiasaan belanja pelanggan dan kebutuhan pasar, guna menyusun promosi, paket menu, hingga strategi pertumbuhan yang lebih terukur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release