INDOZONE.ID - Sebagai langkah memperkaya diversifikasi pangan lokal sekaligus meningkatkan kandungan gizi produk olahan, Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan sosis ayam berbasis tepung sorgum putih dengan tambahan enzim Transglutaminase (TGase).
“Sorgum memiliki kandungan indeks glikemik rendah jika dibandingkan dengan tepung terigu, sehingga lebih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes,” ujar Periset PRTPP BRIN, Selma Noor Permadi dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa (28/10/2025).
Selma menjelaskan, selama ini sorgum baru dimanfaatkan sebagian kecil masyarakat Indonesia sebagai alternatif pengganti beras, padahal potensi kandungan gizinya sangat besar.
Melalui inovasi ini, BRIN berupaya meningkatkan nilai tambah bahan baku lokal yang ekonomis sekaligus memperkaya diversifikasi produk pangan nasional.
Baca juga: Singkong: Komoditas Sederhana Abad ke-19 sebagai Pilar Ketahanan Pangan
“Produk ini tidak hanya menghadirkan cita rasa lezat, tetapi juga memiliki kandungan gizi tinggi serta manfaat fungsional bagi kesehatan,” tuturnya.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, sosis ayam berbasis tepung sorgum ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sosis konvensional.
Produk ini mengandung protein tinggi, yakni 20,12 gram per 100 gram, serta mengandung antioksidan alami yang berfungsi melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan tubuh.
Baca juga: Peringkat Keamanan Pangan Dunia, Indonesia Nomor Berapa?
“Produk inovasi ini dihasilkan dari kombinasi antara bahan alami dan teknologi enzim TGase, sehingga memiliki tekstur kencang, elastis, dan menambah sensasi rasa enak saat dimakan,” jelas Selma.
Selain unggul secara gizi, proses produksi sosis ini dinilai lebih efisien dan berbiaya rendah, karena menggunakan bahan baku lokal seperti sorgum yang mudah diperoleh.
Penggunaan enzim TGase juga membantu meningkatkan kualitas kimia produk, seperti kekencangan, daya ikat air, dan stabilitas gizi, sehingga menghasilkan sosis yang lebih sehat dan menarik bagi konsumen.
Menurut Selma, pengembangan sosis ayam berbasis tepung sorgum menjadi langkah nyata BRIN dalam mendukung kemandirian pangan dan industri pangan berkelanjutan di Indonesia.
“Melalui pemanfaatan bahan baku lokal seperti sorgum, produk ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan industri pangan bergizi tinggi, ekonomis, dan ramah lingkungan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA