Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 19 JULI 2025 • 16:05 WIB

Paniki: Kuliner Kelelawar Khas Manado yang Ekstrem tapi Melegenda!

Paniki: Kuliner Kelelawar Khas Manado yang Ekstrem tapi Melegenda!Ilustrasi kelelawar

INDOZONE.ID - Sulawesi Utara tak hanya dikenal lewat pesona lautnya yang memukau, tetapi juga melalui ragam kulinernya yang ekstrem dan penuh keberanian dalam mengeksplorasi rasa. 

Salah satu kuliner yang paling ikonik dan tetap mengundang rasa penasaran hingga sekarang adalah paniki, hidangan tradisional khas Sulawesi Utara yang menggunakan daging kelelawar buah sebagai bahan utamanya. 

Bagi banyak orang Indonesia, sajian ini mungkin terdengar tak biasa atau bahkan mengejutkan, tapi bagi masyarakat lokal, paniki merupakan bagian dari tradisi kuliner yang sudah ada sejak lama. 

Di tanah Minahasa, paniki justru dianggap istimewa, bahkan disajikan dalam berbagai perayaan penting.

Kuliner ini bukan hanya tentang rasa, melainkan juga tentang budaya dan keberanian mencicipi yang tidak biasa. 

Meskipun dianggap ekstrem oleh banyak orang di luar Sulawesi Utara, paniki tetap eksis di tengah perubahan zaman, menjadi simbol keteguhan identitas lokal yang berani dan tak biasa.

Baca juga: Barongko: Kue Pisang Lembut Warisan Kerajaan Bugis yang Kini Terancam Dilupakan

Dari Hutan ke Meja Makan

Bahan utama dari paniki adalah kelelawar pemakan buah, bukan kelelawar liar yang hidup di gua-gua gelap. 

kelelawar jenis ini banyak ditemukan di hutan-hutan Sulawesi dan sudah sejak lama dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai sumber protein.

Sebelum dimasak, kelelawar umumnya dibakar lebih dulu untuk membersihkan bulu-bulunya, sekaligus membantu menghilangkan aroma menyengat pada dagingnya. 

Setelah itu, dagingnya dibersihkan dengan teliti dan dipotong-potong agar siap dimasak. 

Proses memasaknya memakan waktu cukup lama karena daging kelelawar dikenal alot dan harus direbus lama agar empuk. 

Bumbu utama yang digunakan pun tidak main-main, kombinasi rempah khas seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, cabai, dan santan menjadikan paniki memiliki cita rasa yang pedas, gurih, dan menggigit di lidah.

Salah satu ciri khas paniki adalah aroma khas yang berasal dari daging kelelawar itu sendiri, bercampur dengan kekuatan rempah-rempah. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: State Of Splendor

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Paniki: Kuliner Kelelawar Khas Manado yang Ekstrem tapi Melegenda!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!