Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 04 JULI 2025 • 18:15 WIB

Fakta di Balik Sisa Makanan Hotel: Bolehkah Disumbangkan? Ini Aturannya!

Fakta di Balik Sisa Makanan Hotel: Bolehkah Disumbangkan? Ini Aturannya!Ilustrasi makanan sisa. (Freepik)

INDOZONE.ID - Fakta bahwa menumpuknya sisa makanan mulai dari sisa makanan bekas kegiatan pernikahan maupun sisa makanan dari industry bisnis seperti restaurant atau hotel tentunya menjadi tantangan yang dampaknya bisa menyebar luas ke lingkungan sekitar. 

Di Indonesia sendiri sampah makanan dan kerawanan pangan masih menjadi tantangan serius, bahkan hal tersebut termasuk masalah besar di seluruh dunia.

Meskipun makanan yang diproduksi setiap hari berlimpah, sebagian makanan terbuang sia-sia sementara banyak masyarakat rentan berjuang untuk mendapatkan gizi yang baik.

Salah satu cara untuk meminimalisir terjadinya limbah sisa makanan dengan jumlah berlebih adalah mengolah kembali beberapa sisa makanan yang masih layak dikonsumsi masyarakat.

Baca juga: Suasana Mencekam Japan Airlines Mendarat Darurat, Penumpang Tulis Surat Perpisahan Siap Meninggal Dunia

Tentunya untuk melakukan pekerjaan tersebut negara kita membutuhkan tenaga manusia baik secara sukarela maupun tidak. Di zaman sekarang masyarakat Indonesia sudah berfikir lebih maju dan tersadar akan bahaya dari penumpukan sampah bagi kesehatan.

Food Cycle menjadi salah satu solusi terkait dengan pengolahan kembali makanan sisa dalam jumlah banyak, komunitas yang diciptakan oleh Astrid Paramita ini merupakan salah satu dari sekian banyak komunitas lain dengan visi misi yang sama yaitu berkomitmen untuk mengurangi kelaparan dan membangun sistem pangan yang lebih adil. 

Didirikan pada tahun 2017 dengan fokus tunggal pada pendistribusian kembali makanan berlebih dari acara pernikahan. Food Cycle Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan terkemuka dalam memerangi kelaparan dan pemborosan makanan. 

Perjalanan mereka bertumbuh dengan konsisten serta penuh dedikasi yang tak tergoyahkan. Mereka memulai perjalanan dengan terus berevolusi dari proyek berskala kecil menjadi organisasi nirlaba yang beroperasi sebagai bank makanan yang komprehensif sampai sekarang.

Baca juga: 10 Tips Solo Traveling Aman dan Tetap Menyenangkan

Tahun 2019 The Global Food Banking Network menyambut organisasi ini kedalam pangkuannya atas dampak besar dari upaya yang telah dilakukan Food Cycle Indonesia. 

Pengakuan bergengsi tersebut memberikan posisi epik serta memperkuat Food Cycle Indonesia sebagai pemain kunci dalam gerakan global untuk mengurangi kelaparan dan meminimalkan pemborosan makanan.

Sisa Makanan Hotel: Bolehkah Disumbangkan? Ini Aturannya!

Menyadari masalah yang mendesak terkait dengan limbah sampah sisa makanan, Food Cycle Indonesia dan DBS Foundation luncurkan program Food Rescue Warrior.

Program ini merupakan sebuah gerakan ambisius dan berdampak yang bertujuan untuk mendistribusikan kembali kelebihan makanan kepada mereka yang membutuhkan sambil menumbuhkan budaya keberlanjutan dalam pengelolaan makanan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Annual Report Food Cycle Indonesia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Fakta di Balik Sisa Makanan Hotel: Bolehkah Disumbangkan? Ini Aturannya!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!