Sabtu, 06 JUNI 2026 • 18:45 WIB

Selain Mekkah dan Madinah, Ini 7 Destinasi Wisata Religi Muslim Paling Menakjubkan di Dunia!

Author

Jalaluddin Rumi Mevlana Celaleddin-i Rumi yang terletak di Konya, Turki. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Menunaikan ibadah umrah dan haji di Makkah dan Madinah tentu menjadi puncak spiritualitas tertinggi bagi setiap Muslim.

Namun, sejarah Islam yang membentang selama lebih dari 14 abad telah meninggalkan jejak peradaban yang luar biasa agung di berbagai belahan dunia lainnya.

Bagi Anda yang ingin merasakan getaran spiritualitas baru, memperluas cakrawala sejarah, dan mendambakan destinasi yang anti-mainstream (selain dua kota suci di Arab Saudi). 

Berikut adalah 7 rekomendasi wisata religi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda, selain dua Kota Suci, Mekkah dan Madinah:

Baca juga: Apakah ke Vatikan Butuh Visa? Kamu yang Mau Wisata Religi Wajib Tahu!

1. Jalaluddin Rumi Mevlana Celaleddin-i Rumi (Konya, Turki)

Jalaluddin Rumi Mevlana Celaleddin-i Rumi yang terletak di Konya, Turki. (Dok. Istimewa)

Jika Istanbul terkenal dengan Blue Mosque, maka Konya adalah pusat spiritualitas mistis Islam yang terletak di Anatolia Tengah. Kota ini merupakan tempat peristirahatan terakhir dari penyair sufistik dunia, Jalaluddin Rumi.

Konya sendiri menawarkan atmosfer spiritual yang sangat tenang dan kontemplatif. Di Mevlana Museum, Anda bisa berziarah ke makam Rumi dan menyaksikan langsung tarian Whirling Dervishes (Sema) yang legendaris. 

Tarian berputar ini merupakan bentuk zikir fisik dan meditasi mendalam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Masjid Mantingan Jepara, Destinasi Wisata Religi yang Disebut “Taj Mahal” Versi Jawa

2. Kompleks Registan dan Makam Imam Bukhari (Samarkand, Uzbekistan)

Makam Imam Bukhari yang terletak di Samarkand, Uzbekistan. (Dok. Istimewa)

Bagi pencinta sejarah emas Islam, Samarkand yang berada di jalur sutra kuno adalah destinasi yang akan membuat Anda takjub dengan mosaik keramik berwarna biru langit dan kubah-kubah megahnya.

Uzbekistan adalah tanah lahirnya para ulama besar dunia. Di Samarkand, Anda bisa berziarah langsung ke kompleks makam perawi hadis paling sahih dalam sejarah Islam, yaitu Imam Bukhari. 

Selain itu, Anda juga bisa menikmati kemegahan Kompleks Registan, pusat sains dan madrasah tertua di masa kejayaan intelektual Muslim.

3. Jejak Warisan Al-Andalus di Alhambra (Granada, Spanyol)

Jejak sejarah Al-Andalus di Alhambra, Granada, Spanyol. (Dok. Istimewa)

Merasakan atmosfer Islam di benua Eropa memberikan sensasi rindu sekaligus takjub yang mendalam. Granada, kota di selatan Spanyol, adalah benteng pertahanan terakhir dari kekhalifahan Islam Al-Andalus.

Di kota ini berdiri Istana Alhambra, sebuah mahakarya arsitektur Islam yang memadukan kaligrafi geometris rumit, taman-taman air yang sejuk, dan sistem pengairan yang sangat maju di abad pertengahan. 

Tempat ini menjadi pengingat taktis bagaimana Islam pernah menjadi pusat sains, toleransi, dan keindahan estetika yang menerangi Eropa.

4. Kota Seribu Menara Kuno (Chinguetti, Mauritania)

Kota Seribu Menara Kuno di Chinguetti, Mauritania. (Dok. Istimewa)

Tersembunyi di tengah hamparan pasir Gurun Sahara di Afrika Barat, Chinguetti adalah kota kuno yang dulunya menjadi tempat transit utama bagi jemaah haji asal Afrika, sekaligus pusat keilmuan Islam terkemuka.

Sering disebut sebagai kota suci ketujuh dalam Islam, Chinguetti menyimpan perpustakaan-perpustakaan kuno di rumah warga yang merawat ribuan manuskrip Islam abad pertengahan. 

Berada di sini akan membawa Anda pada petualangan spiritual yang sunyi, tangguh, dan penuh kekaguman terhadap pelestarian ilmu pengetahuan.

5. Kompleks Makam Nabi Syuaib dan Kota Garam (As-Salt, Yordania)

As-Salt yang terletak di Yordania. (Dok. Istimewa)

Berbeda dengan Amman atau Petra yang padat turis umum, Kota As-Salt menawarkan atmosfer toleransi dan sejarah kenabian yang kental dengan arsitektur batu pasir kuningnya yang khas.

Yordania adalah tanah para nabi. Di lembah subur sekitar As-Salt, terdapat kompleks makam dan masjid Nabi Syuaib AS (mertua Nabi Musa AS) yang menjadi pusat ziarah spiritual penting. 

Kota ini juga baru-baru ini diakui dunia karena sejarah toleransi yang luar biasa, di mana umat Muslim dan Kristen hidup berdampingan, serta arsitektur kotanya yang mencerminkan masa keemasan administrasi Islam Utsmaniyah.

6. Kota Seribu Wali dan Arsitektur Tanah Liat (Harar Jugol, Etiopia)

Arsitektur tanah liat yang berada di Harar Jugol, Etiopia. (Dok. Istimewa)

Terletak di bagian timur Etiopia, Harar Jugol adalah kota berbenteng kuno yang dianggap sebagai kota suci keempat dalam tradisi Islam di benua Afrika. Kota ini dikelilingi oleh tembok pertahanan yang dibangun antara abad ke-13 dan ke-16.

Harar memiliki konsentrasi masjid yang luar biasa padat, dengan 82 masjid di dalam area kota yang kecil, serta menjadi pusat dari 102 makam wali. 

Mengunjungi Harar memberikan sudut pandang unik mengenai asimilasi budaya Islam awal di Afrika Timur. Atmosfernya sangat ramah, di mana tradisi spiritual menyatu erat dengan kehidupan komunal yang masih sangat tradisional.

7. Jejak Jalur Sutra Laut di Masjid Huaisheng (Guangzhou, Tiongkok)

Masjid Huaisheng yang terletak di Guangzhou, Tiongkok. (Dok. Istimewa)

Bagi masyarakat awam, Tiongkok jarang dikaitkan dengan rute ziarah Islam. Namun, Guangzhou menyimpan salah satu mercusuar sejarah Islam tertua di dunia yang dibangun di luar Jazirah Arab.

Di kota dagang ini berdiri Masjid Huaisheng (juga dikenal sebagai Masjid Mercusuar). Menurut catatan sejarah, masjid ini dibangun oleh paman Nabi Muhammad SAW, yaitu Sa'ad bin Abi Waqqas, saat melakukan syiar Islam melalui Jalur Sutra Laut pada abad ke-7. 

Menatap menara silinder polos setinggi 36 meter yang dulunya berfungsi sebagai mercusuar navigasi kapal ini akan menyadarkan kita betapa luasnya jangkauan persaudaraan Islam sejak zaman kenabian.

Ketika mengunjungi destinasi wisata religi anti-mainstream seperti ini, berusahalah untuk menyewa pemandu lokal yang memahami sejarah Islam setempat. Tanpa pemandu yang tepat, tempat-tempat bersejarah ini hanya akan terlihat seperti bangunan tua biasa. 

Namun bersama narasi sejarah yang kuat, setiap sudut dinding kaligrafi, makam ulama, hingga tumpukan manuskrip kuno akan berbisik menceritakan kejayaan iman yang menggetarkan hati Anda. Selamat memperluas rute perjalanan spiritual Anda!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU