Jumat, 15 MEI 2026 • 09:39 WIB

Masjid Tan'im Jadi Spot Favorit Jamaah Indonesia untuk Miqat Umrah Sunah

Author

Masjid Tan'im merupakan lokasi Aisyah melakukan miqat ketika umroh. Karena itu, masjid ini juga dikenal dengan nama Masjid Aisyah. Masjid ini berada dipinggir jalan menuju Madinah. (Instagram/shafiratourtravel)

INDOZONE.ID - Bagi para jamaah haji Indonesia yang ingin melaksanakan umrah sunah, Masjid Sayyidah Aisyah di wilayah Tan'im kini menjadi destinasi paling populer.

Selain fasilitasnya yang jempolan, lokasinya yang strategis membuat masjid ini selalu ramai dikunjungi.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Erti Herlina, mengungkapkan bahwa infrastruktur di masjid ini memang sangat memudahkan para jamaah.

"Masjid itu menyediakan fasilitas kamar mandi dan tempat berganti pakaian ihram yang cukup memadai. Tak heran jika jamaah calon haji Indonesia sangat mudah ditemukan di sana," ujar Erti.

Baca juga: Umrah Tanpa Risiko: Cara Memilih Travel yang Aman dan Menghindari Penipuan

Lebih lanjut Erti menjelaskan, Masjid Tan'im hanya berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat kota Makkah dan bisa dicapai dengan berkendara selama kurang lebih 15 menit.

Lokasinya yang berada tepat di perbatasan tanah haram menjadikannya titik miqat terdekat bagi mereka yang ingin berihram kembali.

Untuk urusan transportasi, jamaah tidak perlu pusing. Tersedia banyak taksi dengan tarif kisaran 40 riyal sekali jalan. Tips hematnya? Kamu bisa berbagi biaya dengan rombongan agar pengeluaran tetap terkendali.

Demi kenyamanan dan kesehatan, Erti menyarankan jamaah untuk mengambil miqat pada sore hari setelah waktu Ashar.

Selain cuacanya yang jauh lebih teduh dibanding siang hari, pemilihan waktu ini juga merupakan strategi untuk menghindari crowd yang berlebihan.

Baca juga: Sebelum Umrah Catat 6 Tips Agar Pembuatan Visa Arab Mudah Di-approve!

Meskipun suasana malam hari (setelah Maghrib atau Isya) terasa lebih dingin, area masjid biasanya akan membludak oleh jamaah dari berbagai belahan dunia.

Situasi ini cukup berisiko, terutama bagi jamaah lanjut usia yang rawan terpisah dari rombongannya.

"Karena habis Maghrib atau Isya semakin ramai di sini," ujar Erti.

Meski antusiasme untuk mengejar pahala umrah sunah sangat tinggi, PPIH mengingatkan jamaah untuk tetap realistis dengan kondisi fisik.

Mengingat puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) sudah di depan mata, stamina adalah aset yang paling berharga.

"Jangan sampai tenaga habis sebelum puncak haji," kata Erti menutup pesannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU