INDOZONE.ID - Jalan-jalan ke luar negeri melalui jalur darat, bisa dilakukan di Asia. Supaya gak bingung, yuk simak tips perjalanan darat lintas negara di Asia.
Berkeliling negara-negara Asia melalui jalur darat merupakan pilihan menarik jika kamu bosan jalan-jalan dengan pesawat.
Secara geografis, Asia pun mendukung untuk melakukan perjalanan darat lintas negara. Kamu bisa berpergian dari Singapura-Malaysia, Thailand-Laos, Vietnam-Kamboja, dan Indonesia-Malaysia sebagai contoh.
Namun, kamu harus ingat, bahwa perjalanan darat lintas negara juga melibatkan proses imigrasi yang harus dipatuhi. Oleh sebab itu, simak serba-serbi perjalanan darat lintas negara di Asia biar liburan gak bingung.
Apa Itu Border Crossing?
Pertama-tama, kamu harus tahu istilah border crossing atau overland travel yang merupakan proses pindah negara melalui jalur darat atau sungai-laut. Dalam proses pindah negara itu, kamu akan melalui pos perbatasan resmi.
Kamu harus turun dari kendaraan melalui imigrasi negara asal, menuju imigrasi negara tujuan. Setelahnya, kamu baru bisa melanjutkan perjalanan.
Nah, supaya proses imigrasi tidak bermasalah, bawa paspor dan visa jika dibutuhkan. Simak daftar dokumen wajib yang mesti dipersiapkan untuk melakukan perjalanan darat lintas negara:
- Paspor, minimal masa aktif enam bulan dari tanggal masuk.
- Visa, jika dibutuhkan.
- Tiket lanjutan, Proof of onward travel yang kadang diminta.
- Bukti akomodasi, seperti tanda bukti booking hotel.
- Uang tunai.
- Isi Arrival Card, ada yang diisi secara daring dan luring.
Proses Imigrasi Border Crossing
Selanjutnya, kamu akan melalui proses imigrasi, baik di negara yang ditinggalkan maupun hendak dituju. Biar gak bingung, simak skenario proses imigrasinya di bawah:
Negara yang Ditinggalkan
- Antre di counter exit immigration, lalu serahkan paspor ke petugas.
- Scan biometric, baik fingerprint maupun foto, jika diminta.
- Jawab pertanyaan sederhana, perihal tujuan dan lama akan pergi.
- Dapat stempel exit di paspor.
- Lalu, paspor dikembalikan.
Baca juga: Bounce Street Asia Resmi Buka di Bintaro, Ini Harga Tiket, Jam Buka, dan Wahana Serunya
Negara Tujuan
- Antre di counter immigration.
- Serahkan paspor, visa, dan arrival card.
- Jawab pertanyaan yang lebih detail, seperti tujuan kedatangan hingga di mana akan tinggal.
- Scan biometric, baik fingerprint, retina scan, maupun foto.
- Visa on Arrival process jika berlaku. Bayar biayanya secara tunai dengan mata uang yang diterima, tergantung negara tujuan.
- Foto
- Tunggu visa sticker.
- Dapat stempel masuk dan durasi masa tinggal di negara tersebut.
- Paspor dikembalikan.
Pemeriksaan Bagasi jika Ada
Setelahnya, kamu mungkin akan menjalani proses pemeriksaan barang bawaan setelah melewati imigrasi negara tujuan. Ini untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang atau impor ilegal ke negara tujuan.
Setelah melalui semua itu, kamu bisa mulai perjalanan di negara tujuan untuk liburan.
Alasan Perjalanan Darat Lintas Negara Layak Dicoba
1. Biaya Lebih Murah
Salah satu alasan perjalanan darat lintas negara wajib dicoba, adalah biaya lebih murah ketimbang menggunakan pesawat. Sebagai contoh:
Bus Penang (Malaysia) ke Hat Yai (Thailand): Sekira Rp120.000.
Pesawat Penang-Hat Yai: Rp700.000-Rp1.050.000.
2. Fleksibelitas Rute
Perjalanan darat lintas negara juga memberikan kamu peluang untuk mendapatkan pengalaman yang lebih banyak.
Dalam perjalanan ke luar negeri, kamu bisa mampir ke kota-kota kecil yang tidak dilalui penerbangan. Kamu bisa menggunakan bus atau kereta untuk mencapai kota-kota perhentian sementara tersebut.
Nah, itulah tips perjalanan darat lintas negara yang kamu harus tahu. Jadi, kapan kamu mau keliling Asia melalui jalur darat?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Global Komunika