Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 09:04 WIB

Mengenal 7 Rumah Adat Sulawesi Selatan yang Memiliki Nilai Filosofis yang Tinggi

Author

Rumah Adat Sulawesi Selatan (Wonderverse Indonesia)

INDOZONE.ID - Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 38 provinsi. Tentu saja tak mengherankan jika negara kita ini memiliki kebudayaan yang sangat beragam.

Bahkan, di Indonesia sendiri juga terdapat banyak rumah adat di setiap provinsinya yang tentunya memiliki bangunan yang cukup unik dan juga memiliki nilai filosofis yang tinggi. 

Namun pada artikel kali ini, tim INDOZONE akan membahas soal rumah adat di Sulawesi Selatan. Lantas apa saja sih rumah adat di Sulawesi Selatan?

Baca juga: Kemenpar Beri Apresiasi atas Dibukanya Rute Penerbangan Taipei-Manado oleh TransNusa

7 Rumah Adat Sulawesi Selatan

Berikut ini daftar 7 rumah adat yang ada di Sulawesi Selatan sebagaimana yang dilansir dari TripAdvisor pada Senin (16/2/2026). Yuk simak!

1. Rumah adat Bugis (Saoraja)

Rumah adat Bugis (Indonesia Kaya)

Rumah adat Suku Bugis lebih banyak mendapat pengaruh Islam. Tentunya anda selalu melihatnya dari arah rumah yang menghadap kiblat.

Dalam proses pembangunannya, rumah adat bugis tidak menggunakan paku, melainkan dengan memakai besi ataupun kayu.

Tak cuma itu, Rumah Bugis ini juga memakai konsep rumah panggung yang dibuat dari beberapa jenis kayu. Lalu, untuk pembagian ruangan rumah adat bugis ini terdapat ruang tamu dan kamar tidur.

Lalu ada juga ruangan gudang untuk menyimpan benda-benda pusaka dan peralatan pertanian. Selain itu juga terdapat ruangan untuk menyimpan makanan.

Baca juga: Whoosh Tembus 25 Ribu Penumpang saat Libur Imlek

2. Rumah adat Tongkonan

Rumah Adat Tongkonan (Dinas Pariwisata Toraja Utara)

Selanjutnya ada Rumah adat Tongkonan yang dibangun menggunakan kayu yang didirikan di atas tumpukan kayu berjenis uru. Tak cuma itu, pembangunan juga dilakukan tanpa unsur logam, bahkan paku juga sangat jarang dipakai untuk membangun tongkonan.

Karena berkonsep rumah panggung, maka di bagian bawah rumah tersebut biasanya digunakan untuk tempat memelihara hewan ternak. Tak hanya itu, ciri khas terakhir yang tidak kalah unik adalah adanya patung kepala kerbau yang jadi status sosial pemilik rumah.

Baca juga: 17 Ide Nama Usaha Spring Roll Salad yang Kekinian, Fresh, dan Mudah Diingat

3. Rumah adat Makassar (Balla Lampoa)

Rumah Adat Balla Lampoa yang kini jadi Museum (Trip Advisor)

Rumah Balla Lampoa khas suku Makassar juga dibuat dengan konsep rumah panggung. Rumah adat ini memiliki puncak atap berbentuk segitiga, yang biasa disebut Timbaksela.

Rumah adat Balla Lampoa juga memiliki dua macam anak tangga yaitu sapana dan tukak. Sapana menggunakan bambu dengan tiga anak tangga lebih yang dianyam. Biasanya Sapana digunakan khusus kaum bangsawan. Adapula, tukak dibuat menggunakan kayu.

Baca juga: Whoosh Tembus 25 Ribu Penumpang saat Libur Imlek

4. Rumah adat Langkanae Luwu

Rumah adat Langkanae merupakan salah satu bangunan bersejarah masyarakat Luwu yang dibangun pada abad ke-17. Dulunya, rumah ini merupakan rumah Kerajaan Luwu.

Kamu harus tahu, Istana Langkanae Luwu dibangun menggunakan kayu bayam dan kayu angsana. Kini, rumah Langkanae Luwu sudah di replikasi oleh Pemerintah Daerah Luwu untuk dijadikan destinasi wisata.

5. Rumah adat Balla to Kajang

Rumah adat Balla to Kajang khas suku Makassar tentunya bisa ditemukan di pesisir barat daya Sulawesi Selatan. Dulunya, rumah ini merupakan rumah para bangsawan.

Untuk bangunannya, rumah ini memiliki konsep tradisional rumah panggung. Pembagian arsitekturnya dibagi menjadi tiga, yaitu atap, inti rumah dan kolong. Bahan material yang digunakan adalah berbagai macam kayu, sementara atapnya menggunakan ijuk atau jerami.

Baca juga: Resep Cabe Gendot Ala Teh Shanty, Pedasnya Nampol Cuma Modal Cabe Doang tapi Rasanya Viral

6. Rumah adat Maoge Watu

Rumah adat Maoge Watu merupakan rumah adat Sulawesi Selatan yang berada di kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.

Rumah adat ini memiliki ciri 99 tiang yang dianggap sebagai identitas masyarakat Wotu. Rumah ini memiliki sejarah penting sebagai tempat berlangsungnya aktvitas adat dan budaya. Dulunya, rumah ini dijadikan istana Macoa Bawalipu dan dijadikan tempat penyimpanan benda-benda pusaka.

7. Rumah adat Boyang

Rumah adat Boyang merupakan rumah adat khas suku Mandar. Diketahui, suku ini dikenal dengan perayaan adatnya yaitu Sayyang Pattu'du atau kuda menari.

Rumah adat Suku Mandar ini juga merupakan rumah panggung yang di topang oleh tiang-tiang dari kayu. Rumah Boyang ini memiliki ciri khas tera atau lego rumah boyang jauh lebih besar. Selain itu, atapnya juga berbentuk unik, seperti ember yang miring ke depan.

Itulah 7 rumah adat khas Sulawesi Selatan yang wajib kamu ketahui, tentunya rumah-rumah adat di Sulawesi Selatan memiliki nilai filosofis yang tingi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Trip Advisor

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU