Selasa, 20 JANUARI 2026 • 14:05 WIB

Bukan Cuma Dodol! 6 Oleh-Oleh Garut Anti-Mainstream yang Estetik dan Unik

Author

Alun-alun Garut (Foto/pic.garutkab.go.id)

INDOZONE.ID - Garut selama ini dikenal dengan sebutan "Swiss van Java" dan tentu saja, Dodol Garut-nya yang legendaris sebagai oleh-oleh

Namun, jika Anda berkunjung ke kota sejuk ini di tahun 2026, sebenarnya ada banyak pilihan buah tangan lain yang memiliki nilai seni tinggi dan cita rasa unik yang jarang diketahui wisatawan pada umumnya.

Berikut adalah rekomendasi oleh-oleh khas Garut yang anti-mainstream untuk dibawa pulang.

Baca juga: Bosan Lapis Surabaya? Ini 6 Oleh-Oleh Khas Surabaya Anti-Mainstream yang Wajib Diburu

1. Kerajinan Akar Wangi

Kerajinan Akar Wangi menjadi salah satu rekomendasi oleh-oleh anti-mainstream dari Garut. (Dok. Istimewa)

Garut adalah salah satu penghasil minyak akar wangi terbesar di dunia. Selain diambil minyaknya, akarnya pun disulap menjadi kerajinan tangan yang cantik.

Kerajinan ini kebanyakan berupa boneka hewan, pajangan, hingga taplak meja yang memiliki aroma wangi alami yang menenangkan dan tahan lama.

2. Batik Garutan

Batik Garutan menjadi salah satu rekomendasi oleh-oleh anti-mainstream dari Garut.

Berbeda dengan batik pesisir atau batik keraton, Batik Garutan memiliki ciri khas pada warnanya yang cerah dan motifnya yang lebih santai.

Warna-warna seperti krem, hijau toska, dan ungu muda sering mendominasi. Motifnya biasanya terinspirasi dari alam Garut, seperti tanaman dan bunga.

Baca juga: Gak Cuma Apel! Ini 6 Oleh-oleh Malang Anti-Mainstream yang Wajib Masuk Koper

3. Kopi Garut

Kopi Garut menjadi salah satu rekomendasi oleh-oleh anti-mainstream dari Garut. (Dok. Istimewa)

Bagi pencinta kopi, pegunungan di Garut adalah surga. Tanah vulkanik dari Gunung Papandayan dan Cikuray menghasilkan biji kopi Arabika berkualitas dunia.

Banyak orang lebih mengenal kopi Gayo atau Toraja, padahal Kopi Garut sering memenangkan kompetisi cupping internasional.

4. Ladu Malaganti

Ladu Malaganti menjadi salah satu rekomendasi oleh-oleh anti-mainstream dari Garut. (Dok. Istimewa)

Jika dodol terasa terlalu manis dan lengket bagi Anda, cobalah Ladu Malaganti yang berasal dari daerah Cikajang. Makanan ini terbuat dari beras ketan, kelapa, dan gula aren.

Ladu Malaganti sendiri memiliki tekstur lebih kasar, kenyal, dan memiliki rasa gurih yang dominan dari kelapa parut. Namun sayangnya, makanan ini memiliki masa simpan yang singkat karena tidak menggunakan pengawet.

5. Aksesori Kulit Sukaregang

Sukaregang memang pusat kulit, tapi jangan hanya melihat jaket kulitnya. Di tahun 2026, banyak pengrajin muda yang membuat barang-barang leather goods yang lebih modern.

Aksesoris ini biasanya berupa card holder minimalis, tas kamera, hingga strap jam tangan dengan kualitas jahitan tangan (hand-stitched) yang rapi.

6. Burayot

Burayot menjadi salah satu rekomendasi oleh-oleh anti-mainstream dari Garut.

Kue ini memiliki bentuk yang unik karena proses pembuatannya yang diangkat dengan bambu sehingga bagian bawahnya "bergelantungan" atau burayot dalam bahasa Sunda.

Kue ini terbuat dari tepung beras dan gula merah cair. Rasanya manis legit dengan bagian luar yang sedikit renyah jika dimakan saat hangat.

Menjelajahi Garut bukan hanya tentang menikmati pemandangan alamnya yang memukau, tapi juga tentang mengapresiasi karya-karya tangan lokal yang luar biasa. 

Dengan membawa pulang oleh-oleh yang anti-mainstream, Anda tidak hanya memberikan sesuatu yang berbeda bagi orang tersayang, tetapi juga turut mendukung keberlanjutan tradisi dan kreativitas warga Garut. Jadi, barang mana yang akan menjadi kenang-kenangan favorit Anda dari Garut?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU