Minggu, 28 SEPTEMBER 2025 • 17:18 WIB

5 Spot Wisata Selam Legendaris di Raja Ampat yang Mampu Tambah Devisa Negara

Author

Piaynemo Raja Ampat. (google foto/ Michele Gimmi)

INDOZONE.ID - Raja Ampat sebagai surga bawah laut dunia yang tak tertandingi. Banyak spot menyelam cantik dan memesona yang tak banyak dikunjungi wisatawan mancanegara dan mampu tambah devisa negara.

Karena itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi bahari kelas dunia. Kali ini, menggandeng industri wisata selam internasional dengan menggelar Familiarization Trip (Famtrip) khusus bagi agen perjalanan wisata selam dari Eropa dan Amerika.

Acara yang berlangsung pada 6–17 September 2025 di Raja Ampat, Papua Barat Daya ini diikuti oleh empat dive travel agent ternama: Faces of the Sea (Kanada), Dive Worldwide (Inggris), Tropical Seas Tauch und Fernreisen (Austria), serta The Wild Blue (Italia). Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat promosi wisata minat khusus bahari Indonesia di pasar global.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengangkat pamor Raja Ampat sebagai surga bawah laut dunia.

“Raja Ampat adalah destinasi pariwisata prioritas dengan keindahan bawah laut yang tak tertandingi. Melalui famtrip ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung bagi para agen perjalanan internasional agar mereka dapat membawa cerita autentik tentang Raja Ampat ke wisatawan dunia,”jelas Made dalam keterangannya.

Baca juga: Liburan di ‘Raja Ampat-nya Jawa’: Pantai Kasap Pacitan dan Gurihnya Tahu Tuna yang Bikin Ketagihan


Bidik Pasar Wisata Selam Eropa dan Amerika

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III Kemenparekraf, Wisnu Sindhutrisno, menambahkan bahwa pasar wisata selam Eropa dan Amerika adalah segmen strategis karena didominasi wisatawan yang berkualitas dan cenderung memiliki durasi tinggal lebih lama.

“Indonesia punya diving spot kelas dunia dari Sabang hingga Merauke. Raja Ampat adalah etalase utamanya, dan melalui famtrip ini kami ingin memastikan posisinya tetap kokoh sebagai destinasi bahari unggulan dunia,” ungkap Wisnu.

Baca juga: Ekowisata Raja Ampat Terancam Tambang, Pakar UGM Desak Penegakan Hukum Lingkungan

Spot Menyelam Legendaris

Selama famtrip, para peserta menikmati dua jenis pengalaman berbeda: liveaboard di kapal pinisi modern bersama La Galigo Liveaboard serta menginap di resort eksklusif Katembe Private Island. Kombinasi ini memberikan gambaran nyata tentang variasi paket wisata yang bisa ditawarkan ke wisatawan.

Beberapa spot selam legendaris seperti Blue Magic, Citrus Ridge, Melissa’s Garden, Manta Sandy,hingga Arborek Jetty menjadi highlight perjalanan. Di titik-titik tersebut, para peserta disuguhi panorama karang berwarna-warni dan bertemu biota endemik unik, seperti kuda laut kerdil (pygmy seahorses) dan nudibranch. 

Sensasi semakin lengkap ketika mereka melakukan night dive dan berhadapan langsung dengan spesies ikonik seperti walking shark (hiu Kalabia) dan Wobbegong yang misterius.

Lebih dari Sekadar Menyelam

Tak hanya menyelami keindahan laut, para peserta juga diajak merasakan kehangatan budaya lokal. Mereka berkunjung ke Desa Sauwandarek dan Desa Arborek, lalu melakukan trekking ke Piaynemountuk menikmati panorama gugusan karst yang ikonik.

Petualangan ditutup dengan perjalanan menyusuri Kampung Warsambin menuju Kalibiru, sungai berair biru kehijauan yang menenangkan, sekaligus menegaskan bahwa Raja Ampat bukan hanya surga bagi penyelam, tetapi juga destinasi lengkap bagi pencinta alam dan budaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemenpar

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU