INDOZONE.ID - Setiap destinasi memiliki daya tariknya sendiri, entah itu kekayaan budaya, keindahan alam, atau sejarah yang mendalam. Namun, bagi sebagian traveler, faktor kebersihan dan sanitasi jadi pertimbangan penting saat memilih tujuan liburan.
Beberapa negara, karena berbagai alasan seperti kepadatan penduduk, infrastruktur yang kurang memadai, atau kebiasaan lokal, mungkin menghadapi tantangan lebih besar dalam menjaga kebersihan lingkungan secara keseluruhan. Penting untuk diingat kalau "jorok" adalah persepsi yang bisa sangat subjektif dan pengalaman tiap individu mungkin berbeda.
Artikel ini bertujuan memberi informasi berdasarkan laporan umum dan indeks terkait kebersihan lingkungan dan sanitasi, membantu Anda melakukan persiapan yang lebih baik jika berencana mengunjungi negara-negara dengan tantangan kebersihan terbesar ini.
Baca juga: Gohu Ikan: Sashimi ala Ternate yang Segar, Pedas, dan Bikin Nagih!
7 Negara Paling Jorok di Dunia Menurut Traveler
Berdasarkan berbagai laporan tentang infrastruktur sanitasi, pengelolaan limbah, dan pengalaman wisatawan, beberapa negara sering disebut-sebut punya tantangan kebersihan yang signifikan.
1. India
India adalah negara yang kaya akan budaya dan spiritualitas, tapi sering menghadapi masalah kebersihan dan sanitasi yang serius, terutama di kota-kota besar dan area padat penduduk.
Tumpukan sampah di jalanan, polusi udara yang tinggi, dan akses sanitasi yang terbatas di beberapa daerah masih jadi isu. Sungai-sungai besar seperti Gangga juga menghadapi masalah polusi air yang parah.
2. Bangladesh
Sebagai salah satu negara terpadat di dunia, Bangladesh juga menghadapi tekanan besar terkait kebersihan dan sanitasi, khususnya di ibu kota Dhaka.
Masalah pengelolaan limbah padat, polusi air di sungai-sungai, dan keterbatasan infrastruktur sanitasi jadi tantangan besar.
Baca juga: Resep Bubur Ayam: Gurih, Lembut, dan Bikin Nagih!
3. Nigeria
Di Afrika, Nigeria sering disebut dalam konteks masalah sanitasi dan kebersihan.
Urbanisasi yang cepat tanpa diiringi infrastruktur yang memadai menyebabkan penumpukan sampah, polusi air, dan sanitasi yang buruk di banyak area perkotaan.
4. Indonesia
Meskipun punya keindahan alam dan budaya yang memukau, Indonesia (terutama di beberapa kota besar dan destinasi wisata populer yang padat) masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah dan polusi.
Sampah plastik di laut dan sungai, serta polusi udara di kota-kota besar, jadi isu yang perlu perhatian serius.
5. Mesir
Mesir dengan warisan sejarahnya yang megah sering menghadapi kritik terkait kebersihan, terutama di area non-turis dan di sepanjang sungai Nil.
Tumpukan sampah, polusi udara di Kairo, dan kondisi sanitasi di beberapa fasilitas umum bisa jadi tantangan bagi wisatawan.
6. Pakistan
Mirip dengan negara-negara di Asia Selatan lainnya, Pakistan juga menghadapi masalah kebersihan dan sanitasi, terutama di area urban yang padat.
Kurangnya sistem pengelolaan limbah yang efektif dan polusi air adalah isu-isu yang perlu diperhatikan.
7. Republik Demokratik Kongo
Di Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo menghadapi masalah sanitasi dan akses air bersih yang sangat besar.
Konflik berkepanjangan dan infrastruktur yang lemah berkontribusi pada kondisi kebersihan yang menantang di banyak wilayah.
Meskipun beberapa negara mungkin menghadapi tantangan kebersihan dan sanitasi, ini bukan berarti pengalaman perjalanan Anda akan buruk.
Dengan persiapan yang matang, kesadaran akan lingkungan sekitar, dan menjaga kebersihan pribadi, Anda tetap bisa menikmati keindahan budaya, sejarah, dan alam yang ditawarkan.
Artikel ini bertujuan untuk memberi informasi, bukan untuk menghakimi, melainkan untuk membantu Anda menjadi traveler yang lebih bijak dan bertanggung jawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan