Selasa, 15 JULI 2025 • 17:15 WIB

Liburan Tipis-tipis ke Solo: Laweyan dan Serabi Notosuman Wajib Masuk Bucket List

Author

Kota Solo (sumber: Disway Solo)

INDOZONE.ID - Kalau kamu lagi ngerencanain liburan ke Jawa Tengah, kota Solo alias Surakarta wajib banget masuk wishlist! Kota ini nggak cuma dikenal dengan budaya Jawanya yang kental, tapi juga punya segudang kejutan yang siap bikin kamu jatuh hati. Salah satu yang nggak boleh dilewatkan, yaitu Kampung Batik Laweyan dan Serabi Notosuman, dua ikon lokal yang menyimpan cerita panjang soal rasa dan tradisi.

Laweyan: Surga Batik dengan Napas Sejarah

Langkah pertama ke Kampung Batik Laweyan langsung disambut deretan rumah kuno bergaya arsitektur Eropa-Jawa. Bau malam batik dan pewarna alami terasa menguar dari dinding-dinding bangunan tua, seolah mengajak kamu menyelami sejarah panjang batik di Solo.

Laweyan bukan cuma sentra batik biasa. Ia adalah ruang hidup budaya, di mana pengrajin masih mempertahankan proses membatik tradisional dari generasi ke generasi. Menariknya lagi, banyak dari mereka yang membuka pintu rumah mereka untuk para pengunjung yang pengin tahu proses membatik dari dekat, mulai dari nyanting, mencelup, hingga menjemur kain.

Baca juga: 10 Oleh-oleh Khas Solo yang Enak dan Gampang Dibawa Pulang

Batik Laweyan

Mau lebih seru? Ikut aja workshop batik tulis! Sambil belajar teknik dasar, kamu juga bisa lebih paham filosofi di balik motif batik khas Laweyan, seperti parang, kawung, dan truntum yang sarat makna.

Serabi Notosuman: Oleh-Oleh Legendaris yang Bikin Kangen

Setelah puas belanja batik, saatnya manjain perut. Pilihan paling juara? Serabi Notosuman.

Serabi ini bukan serabi biasa. Dibuat sejak tahun 1923, camilan ini punya tekstur tipis dengan pinggiran garing dan tengahnya lembut kenyal. Tersedia dua varian rasa andalan: polos yang klasik dan cokelat yang manis legit. Proses masaknya masih pakai tungku arang dan no bahan pengawet. Otentik banget.

Serabi Notosuman

Yang bikin makin spesial, serabi ini dibungkus daun pisang. Selain lebih ramah lingkungan, aromanya juga makin sedap. Kalau datang pagi-pagi, kamu bisa langsung lihat proses pembuatannya di dapur terbuka toko, aromanya? Fix bikin antrean panjang.

Satu Hari di Solo: Belanja, Budaya, dan Cita Rasa

Solo tuh cocok banget buat kamu yang butuh short escape tapi tetap pengin eksplorasi budaya. Dalam sehari aja kamu bisa nyicipin kekayaan budaya di Laweyan, borong batik, lalu ngadem sambil ngemil serabi di Notosuman.

Nggak cuma soal rasa, Solo juga punya vibe yang adem dan tenang. Cocok buat kamu yang pengin rehat dari hiruk pikuk kota besar. Biaya hidupnya juga ramah kantong, jadi liburan nggak perlu bikin dompet menjerit.

Baca juga: IAPVC 2025 Roadshow Resmi Dimulai! Solo Safari Jadi Destinasi Inspiratif Pecinta Fotografi

Tips Dolan ke Solo Biar Maksimal:

  • Datang ke Laweyan pagi-pagi biar bisa ikut workshop batik dan belum terlalu panas.
  • Pakai baju nyaman dan sopan, karena kamu akan banyak jalan di area kampung.
  • Bawa tas kosong tambahan buat hasil belanja, karena satu potong batik nggak bakal cukup.
  • Kalau bawa kendaraan, parkir di luar area Laweyan dan lanjut jalan kaki.
  • Beli serabi pagi atau sore hari, karena sering banget habis duluan!

Dari helai-helai batik penuh makna di Kampung Laweyan sampai kehangatan serabi Notosuman yang legendaris, Solo selalu punya cara bikin kamu rindu. Jadi, siapin rencana liburanmu dan pastikan Solo jadi destinasi selanjutnya. Karena kadang, yang paling berkesan itu bukan tempat paling heboh, tapi yang paling hangat dan jujur dalam rasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Java Private Tour

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU