INDOZONE.ID - Indonesia punya banyak gunung yang cantik dan jadi favorit pendaki. Tapi nggak semua gunung bisa didaki dengan mudah.
Ada juga yang jalurnya curam, licin, dan menantang. Bahkan, beberapa jalurnya saking sulitnya, butuh guide khusus yang udah hafal medannya.
Gunung-gunung ini direkomendasikan buat pendaki yang sudah berpengalaman atau profesional. Soalnya selain medan yang berat, kadang cuaca di atas juga gampang berubah dan bisa jadi bahaya kalau nggak siap.
5 Gunung dengan Jalur Tersulit di Indonesia untuk Pendaki Profesional
Buat kamu yang sudah cukup berpengalaman dan ingin mencoba tantangan baru, berikut ini 5 gunung dengan jalur tersulit di Indonesia.
1. Gunung Rinjani (Lombok, NTB)
Meski populer di kalangan pendaki, jalur pendakian Gunung Rinjani tetap menjadi salah satu yang paling menantang. Ketinggiannya mencapai 3.726 mdpl, dengan rute yang panjang, medan berbatu, serta tanjakan curam menjelang puncak.
Biasanya, pendakian dimulai lewat jalur Sembalun atau Senaru. Jalurnya cukup panas, panjang, dan terus menanjak. Bagian yang paling berat adalah saat mendekati puncak, di mana pendaki harus berjalan di atas pasir yang mudah longsor.
Selain medannya yang sulit, cuaca di atas gunung juga bisa berubah sangat cepat. Angin kencang dan kabut tebal sering muncul tanpa diduga.
Dibutuhkan persiapan fisik yang matang, mental yang kuat, dan perlengkapan lengkap untuk menaklukkan Rinjani.
Baca juga: Pesona Sungai Badeng, Surga Alam Banyuwangi ala Swiss di Lereng Gunung Raung
2. Gunung Raung (Jawa Timur)
Dikenal dengan jalur puncaknya yang ekstrem dan sempit, Gunung Raung benar-benar bukan untuk pendaki pemula. Jalur menuju puncak via Kalibaru atau Glenmore melibatkan tebing curam, jurang dalam di kiri-kanan, serta harus menggunakan tali webbing dan carabiner.
Jalur menuju puncak sangat curam dan sempit, bahkan di beberapa bagian hanya bisa dilewati oleh satu orang saja. Selain itu, Gunung Raung masih tergolong aktif, jadi pendaki juga harus waspada terhadap kemungkinan aktivitas vulkanik saat melakukan pendakian.
3. Gunung Kerinci (Jambi, Sumatera Barat)
Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Pulau Sumatera dengan ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut. Pendaki harus melewati hutan yang lembap dan jalur menanjak yang panjang. Mendekati puncak, medannya berubah menjadi pasir dan batu-batu licin, jadi perlu lebih hati-hati.
Selain medannya yang berat, cuaca di atas juga sering berubah tiba-tiba. Dalam waktu singkat bisa turun hujan atau kabut tebal yang mengganggu pandangan. Gunung ini juga termasuk habitat harimau Sumatera, jadi harus tetap waspada.
Baca juga: Gunung Ijen Resmi Mendunia, Geopark Keren dari Jatim Masuk Daftar UNESCO
4. Gunung Latimojong (Sulawesi Selatan)
Sebagai gunung tertinggi di Sulawesi (3.478 mdpl), Gunung Latimojong menawarkan jalur yang panjang, terjal, dan penuh lumpur.
Pendaki harus melewati beberapa pos yang sulit, dengan rintangan berupa akar pohon, jalur sempit, dan tanjakan tajam yang terus-menerus.
Medan yang lembab juga membuat jalur menjadi licin, terutama saat musim hujan. Selain fisik yang kuat, pendaki juga harus membawa logistik yang cukup karena perjalanan bisa memakan waktu lebih dari 4–5 hari pulang pergi.
5. Gunung Carstensz Pyramid (Papua)
Ini adalah gunung tertinggi di Indonesia (4.884 mdpl) dan satu-satunya yang masuk dalam daftar “Seven Summits of the World”. Jalur menuju puncaknya bukan hanya sulit, tapi juga memerlukan kemampuan panjat tebing profesional.
Pendaki harus memiliki kemampuan panjat tebing, melewati medan bersalju, dan menggunakan perlengkapan mountaineering profesional. Hanya pendaki elit dengan pengalaman internasional yang biasanya mencoba jalur ini.
Baca juga: 6 Gunung di Jawa Barat dengan Jalur Pendakian Mudah untuk Pemula
Kelima gunung di atas bukan untuk pendaki pemula. Jalurnya sangat sulit dan berbahaya, jadi butuh persiapan fisik, mental, dan sangat cocok untuk pendaki profesional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Superlive.id