Masjid Jami' Sumenep. (Z Creators/Deni Agustian)
INDOZONE.ID - Masjid Jami' Sumenep atau yang lebih dikenal dengan Masjid Agung menjadi salah satu landmark yang membanggakan.
Masjid ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga masterpiece arsitektur yang mencerminkan keberagaman budaya di Sumenep.
Dikenal sebagai salah satu dari sepuluh masjid tertua di Nusantara, Masjid Jami' Sumenep memukau dengan arsitekturnya yang khas.
Masjid Jami' Sumenep. (Z Creators/Deni Agustian)
Terletak di pusat Kota Sumenep yang berseberangan dengan Taman Bunga Potre Koneng, tepatnya di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kota Sumenep.
Masjid yang memiliki luas 100 meter x 100 meter ini mampu menampung hingga 2.000 jamaah. Dibangun pada masa pemerintahan Panembahan Somala, Penguasa Sumenep ke-31.
Masjid ini didesain oleh seorang arsitek berkebangsaan Cina bernama Lauw Piango yang juga perancang kompleks Keraton Sumenep. Arsitekturnya memadukan unsur-unsur kebudayaan seperti Tiongkok, Eropa, Jawa, dan Madura.
Masjid Jami' Sumenep. (Z Creators/Deni Agustian)
Desain Pintu gerbang utama Masjid Jami' Sumenep mencerminkan kebudayaan Tiongkok yang mengingatkan pada tembok raksasa di Cina yang megah. Namun, keunikan arsitektur ini tidak berhenti di pintu gerbang saja.
Interior masjid ini memikat pengunjung dengan pengaruh Tiongkok yang kuat. Mimbar, mihrab, dan maksurah dihiasi dengan keramik porselen dari Cina, sehingga menciptakan suasana yang sangat kental.
Masjid Jami' Sumenep. (Z Creators/Deni Agustian)
Selain itu, bagian atap bangunan terinspirasi oleh budaya Jawa, sedangkan pewarnaan pintu utama dan jendelanya mengambil nuansa budaya Madura.
Masjid ini memiliki menara setinggi 50 meter yang mengesankan berbentuk persegi enam, meskipun ukurannya lebih rendah dari Kubah Masjid, namun kubah ini melambangkan rukun iman keenam dalam agama Islam.
Sementara di dalam masjid, terdapat 13 pilar besar yang membentuk persegi empat, mewakili kesatuan dalam ibadah salat berjamaah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Z Creators