Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 14 JUNI 2025 • 11:53 WIB

Wisata Gua Alam Londa, Pemakaman Tradisional dengan Kisah Cinta Romeo dan Juliet dari Toraja Utara

Wisata Gua Alam Londa, Pemakaman Tradisional dengan Kisah Cinta Romeo dan Juliet dari Toraja UtaraTempat wisata Goa Alam Londa. (INDOZONE/Andika Pratama)

INDOZONE.ID - Jika kamu ingin berlibur ke tempat wisata yang sarat budaya dan unsur tradisional, Gua Alam Londa di Desa Sandan Uai, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), dapat jadi pilihan.

Gua Alam Londa bukan tempat biasa karena merupakan pemakaman tradisional dengan nuansa horor dibalut unsur kebudayaan yang amat kental. 

Bagaimana tidak, kamu dapat melihat kerangka hingga tengkorak manusia di Gua Alam Londa. Kamu tak hanya belajar budaya di sini, tapi juga keindahan gua alam yang memanjakan mata.

Sebagai tempat wisata, Gua Alam Londa punya fasilitas yang mendukungnya, seperti tempat parkir dan toko suvenir khas Toraja.

Kamu bisa masuk ke Gua Alam Londa dengan biaya yang cukup terjangkau. Bahkan, ada pemandu wisata juga yang dapat disewa untuk menjelaskan lebih dalam mengenai Gua Alam Londa.

Pemandu wisata akan menggunakan petromaks untuk menemani kamu menelusuri gelapnya gua sambil menikmati keindahan kebudayaan pemakaman tradisional Gua Londa.

Kala berkunjung ke sana, INDOZONE ditemani oleh dua pemandu wisata, yaitu Lulung dan Evan.

Pemakaman Tradisional Berumur Ratusan Tahun

Ketika masuk ke area Gua Alam Londa kamu akan disambut gapura bertuliskan “Londa” dengan sentuhan seni khas Toraja. 

Ingat, di wilayah pemakanan tradisional ini, ada larangan bagi pengunjung untuk tidak menyentuh apalagi membawa benda-benda terkait pemakanan di sana.

Sekadar informasi, Gua Alam Londa telah berumur ratusan tahun dengan panjang kurang lebih 1 km. Diketahui, ada benteng pertahanan di atas punggung Gua Alam Londa yang disebut Tarangenge’.

Lalu, kamu akan menelusuri jalanan setapak sebelum disambut bagian depan dari pemakaman tradisional di Gua Londa yang berisikan orang-orang dewasa. 

Bagaimana jika anak-anak yang meninggal dunia? Menurut budayanya, jika anak-anak tersebut belum tumbuh gigi, jenazahnya akan dimakamkan di dalam pohon.

Sementara itu, di tampak depan Gua Londa, kamu akan melihat erong (peti jenazah tradisional khas Toraja), tau-tau (patung mirip mendiang yang dikubur di Gua Alam Londa), dan kuburan gantung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wisata Gua Alam Londa, Pemakaman Tradisional dengan Kisah Cinta Romeo dan Juliet dari Toraja Utara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!