Minggu, 10 MEI 2026 • 15:20 WIB

Thailand Berencana Hapus Bebas Visa 60 Hari untuk Turis Asing, Ini Alasannya

Author

Turis sedang mengunjungi salah satu candi di Thailand. (Freepik/tawatchai07)

INDOZONE.ID - Pemerintah Thailand sedang berencana untuk menghapus kebijakan bebas visa selama 60 hari. Tujuannya untuk mencegah penyalahgunaan izin tinggal oleh wisatawan asing, termasuk turis yang overstay dan para pekerja ilegal.

Lebih lanjut, kebijakan ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Thailand yang lebih berkelanjutan.

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Surasak Panjaroenworakul, mengatakan kebijakan yang saat ini berlaku bagi warga dari 93 negara dan wilayah tersebut kemungkinan akan dicabut setelah dilakukan evaluasi terkait efektivitasnya.

Baca juga: Apa Itu Festival Songkran? Tradisi Perang Air Thailand yang Mendunia

Usulan tersebut akan dibawa kabinet pemerintah Thailand untuk dibahas lebih lanjut.

Pemerintah Thailand mencatat sekitar 90 persen wisatawan asing hanya tinggal antara satu hingga 30 hari di Thailand. Sementara itu, hanya sekitar 10 persen pengunjung yang menetap lebih lama.

Menurut pihak berwenang, masa tinggal yang terlalu panjang belum tentu mencerminkan tujuan wisata murni. Dalam sejumlah kasus, ditemukan adanya aktivitas ilegal, termasuk bekerja tanpa izin, sehingga pemerintah mulai mempertimbangkan pembatasan durasi izin tinggal yang lebih singkat.

Selain itu, Kementerian Pariwisata Thailand juga berencana melakukan restrukturisasi sektor pariwisata dengan fokus pada konsep berkelanjutan, peningkatan kualitas, dan nilai ekonomi yang lebih tinggi. 

Pemerintah ingin lebih mengutamakan pendapatan dari sektor wisata dibanding sekadar mengejar jumlah kunjungan turis.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat citra Thailand sebagai destinasi wisata yang aman dan premium di mata wisatawan internasional.

Menteri Surasak juga mendukung wacana penerapan biaya masuk bagi wisatawan asing. Ia mencontohkan kebijakan serupa di Japan yang dinilai tidak mengurangi jumlah wisatawan, tetapi justru membantu menjaga pertumbuhan sektor pariwisata tetap stabil.

Baca juga: Resep Sayap Ayam Panggang Ala Thailand, Lezat dan Kaya Rasa

Sebagai informasi, kebijakan bebas visa 60 hari mulai diterapkan pada 2024 pada masa pemerintahan mantan Perdana Menteri Srettha Thavisin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: VN Express

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU