INDOZONE.ID - Tidak banyak tempat yang menyediakan buku import asli berbahasa Inggris. Di Semarang, terdapat sebuah toko buku impor yang bernama Books Boss, di Jl Dorang No.7 Semarang yang tidak jauh dari Stasiun Poncol dan Kota Lama Semarang.
Berada di lantai 2 sebuah bangunan tua berwarna biru, Toko buku ini memiliki ribuan koleksi buku impor bekas yang mayoritas berasal dan Britania Raya dan Amerika Serikat.
Buku yang disediakan, adalah asli impor berbahasa Inggris, bukan hanya terjemahan. Terdapat ribuan buku dengan berbagai genre, seperti sains, psikologi, kesehatan, ekonomi, pendidikan, hukum, literatur, novel, serta buku dan majalah.
Meskipun buku-buku tersebut didatangkan dari luar negeri, harganya terasa seperti buku lokal. Buku-buku di sini dibanderol dengan harga bervariasi, mulai dari Rp30.000 hingga Rp130.000.
Setiap buku memiliki stiker warna untuk membedakan harganya. Buku dengan stiker warna merah harganya Rp30.000, orange harganya Rp45.000, kuning Rp58.000, biru harganya Rp75.000, violet harganya Rp85.000, dan silver harganya Rp130.000.
Baca Juga: Hidden Gem! Toko Buku di Parepare Dapat Predikat Bintang Lima Dari Google Maps
Suasana di Books Boss berbeda dari kebanyakan toko buku. Suasana yang sangat homey, membuat toko buku ini terasa hangat dan nyaman.
Suasana ini dipertegas dengan pencahayaan lembut serta aroma buku yang memenuhi ruangan, menciptakan sensasi menenangkan.
Books Boss tidak hanya sekadar tempat membeli buku, tetapi juga dirancang sebagai ruang ideal untuk membaca, bersantai, bahkan berdiskusi.
Banyak sudut ruangan yang disediakan untuk membaca buku. Sambil membaca buku, pengunjung sembari menikmati interior klasik, seperti meja, kursi, lukisan kanvas, dan sofa yang bertema vintage ala Eropa.
Books Boss sangat cocok bagi para pencinta buku, terutama mereka yang tertarik untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris.
Koleksi buku impor di sini menjadi daya tarik tersendiri, bagi mereka yang ingin memperdalam kemampuan bahasa, sambil menikmati suasana klasik!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan