Masjid 3D Dubai 2025 yang akan dibuat dengan teknik cetak 3D.
INDOZONE.ID - Dubai, yang telah memimpin inovasi teknologi di berbagai sektor, kembali membuat gebrakan dengan merencanakan pembangunan masjid 3D pertama di dunia.
Langkah ini merupakan bagian dari "3D Printing Strategy" yang diumumkan pada tahun 2018, dengan tujuan mencetak 25% dari total konstruksi baru di Dubai pada tahun 2030.
Rencana konstruksi masjid ini dijadwalkan dimulai pada akhir tahun 2023, dengan proyek yang diharapkan selesai pada kuartal pertama tahun 2025.
Dubai berencana menggunakan mesin cetak besar dengan informasi desain yang terprogram untuk menciptakan struktur ini.
Gedung Dubai Municipality 2019 yang dibuat dengan teknik cetak 3D.
Gedung Dubai Municipality tidak hanya menjadi saksi tetapi juga pemegang rekor dunia untuk struktur cetak 3D terbesar.
Dibangun pada 2019, gedung setinggi 9,5 meter dengan luas 640 meter persegi ini juga menjadi rumah bagi kantor cetak 3D pertama di dunia.
Keberhasilan proyek ini menjadi landasan kuat bagi Dubai dalam mengejar eksplorasi lebih lanjut dalam teknologi pencetakan 3D.
Pencetakan 3D tidak hanya menciptakan rekor di Dubai, tetapi juga telah memberikan solusi arsitektur di seluruh dunia.
Dari perumahan bagi pengungsi di Yordania hingga penanganan masalah tunawisma di Austin, Texas, teknologi ini membuktikan fleksibilitasnya dalam berbagai proyek.
Bahkan kompleks seperti pusat pelatihan militer Camp Swift yang seluas 353 meter persegi, juga dibangun dengan teknologi cetak 3D.
Dubai terus merajut visinya untuk menjadi pusat inovasi teknologi, termasuk dalam sektor pencetakan 3D.
Beberapa proyek pencetakan 3D telah diumumkan dan dilaksanakan di Dubai, termasuk gedung kantor sepenuhnya dicetak 3D yang dikenal sebagai "Office of the Future."
Langkah ini semakin memperkuat posisi Dubai sebagai pelopor dalam menggabungkan teknologi canggih dengan arsitektur futuristik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Arabian Business