INDOZONE.ID - Sejak dulu sambal bukan cuma sekadar pelengkap di sudut piring. Dari warung kaki lima hingga restoran modern, sambal telah berevolusi menjadi ikon kuliner yang terus berinovasi dan digemari lintas generasi.
Bagi orang Indonesia, makan tanpa sambal seperti makan tanpa rasa. Nah, sajian sambal yang enak itu enggak cuma pedas, tapi harus ada rasa gurih, manis, dan aroma yang bikin nagih.
Salah satu inovasi kuliner sambal paling menarik adalah hadirnya Sambal Bakar Indonesia. Kreasi unik sambal khas Indonesia yang membawa sensasi rasa baru ke meja makan.
Sambal: Dari Dapur Rumah Naik Kelas ke Restoran
Ada berbagai jenis sambal yang digemari masyarakat, seperti sambal terasi, sambal ijo, hingga sambal matah, semuanya punya tempat di hati pencinta kuliner Nusantara.
Namun dalam 10 tahun terakhir, tren makan sambal melonjak tajam. Platform digital, vlog kuliner, dan tren mukbang yang memperlihatkan kepedasan ekstrem ikut mendorong pamor sambal ke level yang lebih tinggi.
Bahkan Content Creator Richard Theodore yang sering wara-wiri di TikTok sukses membesarkan bisnis kuliner Sambal Bakar Indonesia, hingga memiliki 27 cabang di berbagai penjuru Tanah Air. Bermodalkan Rp5 Miliar per gerai, Richard sangat gigih membangun bisnisnya ini karena peluang kuliner sambal selalu diminati masyarakat.
Baca Juga: Resep Daging Slice Sambal Matah, Pedas Segar dan Gampang Dibuat
“Menurut saya kuliner adalah bisnis yang enggak bisa mati, karena semua orang butuh makan. Setiap kehidupan butuh konsumsi makanan dan minuman,” ujarnya saat diwawancara, baru-baru ini.
Perjalanan Sambal Bakar Indonesia
Richard pun melakukan joint bussines dengan Benjamin Master Adhisurya, sang Founder Sambal Bakar Indonesia.
Pria yang akrab disapa Iben Ma ini mengatakan, Sambal Bakar Indonesia sudah tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Karenanya, pencinta kuliner pedas kini mudah untuk menikmati kelezatannya.
“Selain di Jabodetabek, restoran ini juga hadir di Surabaya, Sidoarjo, Lampung, Bandung, hingga Bali. Melihat antusiasme yang tinggi, kami yang saat ini sudah memiliki 27 cabang ini, terus ekspansi ke berbagai wilayah baru, termasuk Sumatera bagian utara seperti Medan, Padang, hingga Aceh,” ungkapnya.
Dengan pembukaan cabang-cabang baru, Sambal Bakar Indonesia juga turut berkontribusi membuka lapangan pekerjaanbagi warga sekitar. Setiap gerai mempekerjakan sekitar 50 hingga 60 karyawan, bergantung pada luas dan lokasi restorannya.
Inovasi Sambal Bakar Menggebrak Lidah Pencinta Pedas
Sambal bakar bukan sekadar sambal biasa. Semua bahan yang terdiri dari cabai, bawang, tomat, dan rempah diproses dengan cara dibakar dan menghasilkan aroma smoky yang khas. Cara ini yang menjadi daya tarik utama sambal bakar dibandingkan sambal tradisional lainnya.
Menu andalan yang selalu jadi favorit antara lain Sambal Bakka atau Sambal Tomat yang tak terlalu pedas, Sambal Bara atau Sambal Bawang, yang tingkat pedasnya sedang dengan aroma bawang yang khas. Lalu ada Sambal Gajja atau Sambal Hijau, yang super pedas mantap.
Baca Juga: Bangga! Sambal Goreng Jadi Tumisan Terenak di Dunia Berdasarkan Survei Taste Atlas
Ada banyak rekomendasi menu atau lauk yang cocok untuk menyantap sambal bakar. Kamu bisa pilih Sambak Ayam, Sambak Udang, Sambak Cumi Asin, SambakIga Bakar, Sambak Kulit, Sambak Telur Barendo, Sambak Lele, Sambak Gurame, dan lain sebagainya.
Makan sambal bakar ini juga makin nikmat dipadukan dengan cah kangkung bakar yang ditumis dan dibakar, sehingga memberi aroma smoky yang khas. Semua menunya auto menggoda!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara