Kamis, 17 OKTOBER 2024 • 20:20 WIB

Menikmati Bakso Bakar Pak Man, Kuliner Legendaris Puluhan Tahun di Malang

Author

Bakso Bakar Pak Man. (Z Creators/Rizqa Maulida)

INDOZONE.ID - Kota malang tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan pariwisatanya, tetapi juga dengan surganya bakso.

Salah satu Bakso legendaris di Kota Malang adalah Bakso Bakar Pak Man.

Mari kita telusuri kisah di balik hidangan yang telah memikat lidah warga Malang dan para wisatawan selama lebih dari setengah abad ini.

Bakso Bakar Pak Man didirikan oleh Pak Soeparman, yang lebih dikenal dengan panggilan Pak Man.

Dengan visi dan inovasinya, Pak Man berhasil menciptakan hidangan yang kemudian menjadi kuliner legendaris di Kota Malang.

Saat ini, Bakso Bakar Pak Man berlokasi di Jalan Diponegoro 19, Malang.

Kedai Bakso ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB, menyediakan waktu yang cukup panjang bagi para pelanggannya untuk menikmati hidangan legendaris ini.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Bakso di Jalan Veteran Kota Malang, Wajib Coba!

Kedai Bakso Bakar Pak Man ini tak hanya menyajikan bakso bakar, kita juga dapat menikmat Bakso Kuah dengan kaldu sapi yang legit.

Cara memasak Bakso bakar ini mirip dengan membuat sate.

Bakso disusun dengan tusukan panjang lalu dibakar di atas arang.

Selanjutnya,  dioles bumbu racikan khas dengan kecap lokal Malang bermerek Double Kanthing, yang memberikan rasa manis dan gurih dengan aroma smokey yang khas pada bakso.

Keistimewaan Bakso Bakar Pak Man terletak pada kisah di balik penciptaannya dan cita rasanya yang unik.

Konon, hidangan ini berawal dari sebuah kecelakaan yang berbuah manis.

Suatu hari, sebuah bakso tidak sengaja terjatuh ke dalam tungku.

Alih-alih membuangnya, Pak Man justru mencicipi bakso tersebut dan menemukan bahwa rasanya yang kering dan smokey sangat lezat.

Penemuan tidak disengaja ini kemudian menginspirasi Pak Man untuk mulai menyajikan bakso bakar.

Selain itu, Bakso Bakar Pak Man menawarkan variasi level kepedasan yang dapat disesuaikan dengan selera pelanggan, mulai dari tidak pedas, sedang, hingga pedas.

Hal ini membuat setiap pengunjung dapat menikmati bakso sesuai dengan pilihan mereka.

Perjalanan bisnis Bakso Bakar Pak Man adalah kisah inspiratif tentang ketekunan dan inovasi.

Bermula sebagai penjual bakso keliling, Pak Man kemudian membuka warung kecil di depan SMPN 9 Malang.

Seiring dengan meningkatnya popularitas, Pak Man membuka cabang di daerah Cipto.

Baca Juga: 10 Tahun Berkeliling, Bakso Pak Wito Jadi Favorit Warga Malang

Akhirnya, bisnis ini terus berkembang hingga membuka cabang di lokasi saat ini di Jalan Diponegoro.

Keberhasilan Bakso Bakar Pak Man tidak lepas dari konsistensi rasa dan kualitas yang dijaga selama puluhan tahun.

Meskipun telah berkembang dari pedagang keliling menjadi warung yang memiliki beberapa cabang, cita rasa khas Bakso Bakar Pak Man tetap terjaga, membuat pelanggan setia terus kembali dan menarik pelanggan baru dari generasi ke generasi.

Bakso Bakar Pak Man bukan sekadar warung makan, melainkan sebuah warisan kuliner Kota Malang.

Dengan sejarahnya yang panjang dan cita rasa yang unik, Bakso Bakar Pak Man telah membuktikan diri sebagai salah satu tujuan kuliner bagi wisatawan yang mengunjungi Kota Malang.

Hidangan legendaris ini tidak hanya memuaskan lidah, tetapi juga menawarkan pengalaman mencicipi legendaris kuliner yang telah bertahan selama lebih dari setengah abad.

Banner Z Creators Universitas Muhammadiyah Malang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU