INDOZONE.ID - Terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya, Sumba Timur juga menawarkan banyak sajian lezat, salah satunya adalah Manggulu yang bisa dinikmati.
Berkunjung ke Kabupaten Sumba Timur tidak akan lengkap tanpa mencicipi berbagai hidangan dan cita rasa yang lezat.
Ada banyak aneka masakan khas berbahan dasar olahan sumber daya alam dari Sumba Timur.
Baca Juga: Resep Se'i Sapi Asap Ala Rumahan yang Dijamin Bikin Nagih!
Salah satu masakan khas Sumba yang wajib kamu coba adalah Manggulu. Manggulu merupakan sebuah makanan khas Sumba Timur.
Jajanan asal Sumba Timur itu kini memang terpinggirkan hingga lebih sulit dicari.
Padahal kue Manggulu ini adalah makanan yang sangat khas melambangkan Sumba Timur dan Nusa Tenggara Timur.
Sajian makanan ini memiliki banyak sejarah sehingga sayang jika tergerus dengan makanan zaman sekarang.
Diketahui, pada zaman penjajahan Belanda, Manggulu menjadi makanan favorit tentara Belanda.
Bahkan, ketika mereka sampai di pelosok Sumba Timur, tentara Belanda selalu pulang dengan membawa kue Manggulu.
Baca Juga: Berburu Kuliner Legendaris Puluhan Tahun di Pasar Baru Jakarta
Jika diperhatikan seksama, bentuk kue Manggulu ini mirip dengan dodol, bedanya hanya kue ini dibungkus dengan menggunakan daun pisang kering agar tetap segar atau awet selama berhari-hari.
Manggulu memiliki cita rasa yang sedikit asam, namun memiliki rasa yang manis, bagi kamu yang baru pertama kali mencobanya pasti akan mengira masakan ini merupakan pisang basi.
Tetapi, bukan karena itu, melainkan Manggulu ini terbuat dari pisang, gula merah dan kacang tanah.
Cara membuatnya juga terbilang sangat sederhana, cukup jemur pisang hingga tiga hari, lalu goreng kacang tanpa minyak dan siapkan gula merah.
Setelah semua bahan disiapkan, haluskan pisang dengan halus, setelah dihaluskan sedikit tambahkan kacang tanah dan gula merah, lalu haluskan hingga ketiga bahan tercampur dengan rata dan sempurna.
Setelah semua bahan tercampur rata, angkat dan bentuk memanjang dengan tangan dan bungkus dengan daun pisang atau lontar, dan manggulu siap dihidangkan.
Sebagian besar masyarakat Sumba, Manggulu ini tentu sangat digemari.
Penulis: Hilwah Nur Puspitawati
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Facebook/@nyamnyamsumba