Kamis, 22 AGUSTUS 2024 • 15:27 WIB

Viral 5 Makanan Terkenal di Indonesia Ini Ternyata Berasal dari Prancis!

Author

Croffle viral di Indonesia berasal dari Prancis. (Sumber: Freepik)

INDOZONE.ID - Kalian pasti sering saat datang ke foodcourt di mall atau booth-booth kuliner di suatu event menjumpai berbagai jenis makanan. Baik makanan nusantara asli Indonesia juga makanan khas luar negeri.

Saat ini banyak sekali makanan luar negeri yang banyak diminati dan disukai orang Indonesia. Makanan Korea dan Jepang banyak yang hadir ke Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Makanan seperti Odeng, Bingso, takoyaki dan lain lain menjadi primadona baru.

Tak lain juga makanan atau snack yang viral dan terkenal di Indonesia yang berasal dari Negara Eropa. Makanan seperti burger, pizza dan lainnya juga sudah menjadi makanan yang sering dijumpai di Indonesia. Prancis sebagai salah satu pusat kuliner dunia juga terkenal dengan makanannya yang lezat.

Berikut ini adalah 5 makanan yang populer di Indonesia yang ternyata berasal dari Prancis:

Macaron

Macaron. (Sumber: Freepik)

Macaron adalah kue sandwich Prancis berbentuk bulat kecil dan manis yang terbuat dari meringue, tepung almond, gula, dan pewarna makanan, serta dihiasi dengan berbagai isian seperti buttercream, chocolate ganache, marzipan, selai, dan kolak buah.

Macaron tidak boleh disamakan dengan macaroon, meskipun kedua nama tersebut berasal dari kata Latin maccare yang berarti "menghancurkan" menjadi konsistensi halus dan kedua kue ini memiliki beberapa bahan yang sama.

Macaron memiliki ukuran yang seragam dan warna yang beragam, sedangkan macaroon (kue sendok yang biasanya dibuat dengan parutan kelapa) berwarna cokelat keemasan, ukuran dan bentuknya tidak beraturan, serta lebih mudah dibuat.

Macaron yang populer di Indonesia ini sudah ada sejak Abad ke-16. Kala itu, perempuan Italia Ratu Catherine de' Medici mempopulerkan versi awalnya di Prancis.

Menurut cerita tradisi, macaron diperkenalkan di Prancis oleh koki Italia milik Ratu Catherine De Medici selama masa Renaisans. Pada 1792, selama Revolusi Prancis, dua biarawati yang kemudian dikenal sebagai 'Macaron Sisters' menjual kudapan manis itu demi bertahan hidup.

Resep macaron pun terus berkembang dari versi awal. Pada 1830, di Paris, para pembuat kue mulai menyatukan dua bulatan kue tersebut, dan menyatukannya dengan selai atau isian lain—itu adalah versi yang kita kenal saat ini.

Croissant

Croissant. (Sumber: Freepik)

Croissant, kue kering Prancis yang biasanya berbentuk bulan sabit, yang merupakan asal nama Perancisnya. Dikutip dari Le dictionnaire Larousse, salah satu makna kata croissant adalah bulan sabit.

Kue kering Prancis berbentuk bulan sabit klasik ini terbuat dari adonan berbasis ragiyang digiling dan disusun berlapis-lapis untuk memasukkan mentega.

Teknik laminasi ini menggunakan adonan tepung dan mentega yang dilipat berkali-kali sehingga menghasilkan pastry yang tipis dan berlapis-lapis.

Meskipun ada referensi kuliner terdahulu mengenai “croissant,” resep pertama croissant seperti yang dikenal saat ini baru muncul pada tahun 1906. Pertumbuhan popularitas croissant yang sangat pesat tampaknya menjadi sensasi abad ke-20.

Croissant berwarna keemasan dan bermentega harus renyah dan bersisik di bagian luar dan lembut dan empuk di bagian dalam, dengan tekstur yang hampir dapat disobek.

Croissant sering diisi dengan berbagai isian manis atau gurih. Croissant isi manis klasik menggunakan almond, marzipan, atau cokelat, sedangkan croissant gurih dapat diisi dengan berbagai macam keju, bayam, atau ham.

BACA JUGA: Tak Banyak Orang Tahu, Ini 5 Makanan Prancis dengan Rasa Gak Main-main!

Baguette

Baguette. (Sumber: Freepik)

Baguette, adalah roti yang biasanya berbentuk panjang dan ukurannya yang besar, dan memiliki tekstur sangat renyah ketika dimakan.

Diameter standar baguette kira-kira 5 atau 6 cm, tetapi panjangnya dapat mencapai 1 m. Roti ini rata-rata memiliki berat 250 gram. Tekstur luarnya keras dan renyah, tetapi bagian dalamnya putih dan lembut.

Puluhan juta baguette dibuat dan dimakan di seluruh dunia setiap hari, menjadikan baguette salah satu roti paling populer.

Baguette adalah salah satu simbol utama masakan Prancis, dan, karenanya, baguette merupakan titik utama kebanggaan budaya dan identitas kuliner bagi negara-negara Prancis dan negara-negara berbahasa Perancis.

Baguette dibuat dari adonan yang relatif rendah lemak dan dapat dipanggang dalam jumlah banyak sehingga harganya terjangkau bagi semua orang.

Karena alasan ini, beberapa orang percaya bahwa baguette diciptakan sebagai respons terhadap permintaan pemerintah akan "roti kesetaraan."

Baguette dapat disajikan saat sarapan, makan siang, atau makan malam, baik sendiri atau dibelah memanjang dan dibuat menjadi roti lapis.

Salah satu persiapan yang lebih umum di Prancis adalah jambon-beurre, roti lapis baguette ham dan mentega. Baguette juga secara teratur disajikan dengan pâté, olesan daging Prancis.

Crêpe

Crepes. (Sumber: Freepik)

Crêpe, pancake Prancis yang terbuat dari adonan tipis berisi tepung, telur, mentega cair, garam, susu, air, dan, jika ada, crepes disajikan dengan saus manis atau hiasan, gula.

Crepes dapat diisi dengan berbagai campuran manis atau gurih. Untuk crepes suzette, crepes dilipat menjadi empat dan direndam dalam sirup yang diberi rasa minuman keras jeruk, dan sering dibakar di meja.

Terdapat dua jenis crêpe, yaitu crêpe manis yang terbuat dari tepung gandum dan crêpe asin yang terbuat dari tepung buckwheat.

Crêpe berasal dari Bretagne, sebuah wilayah di Prancis bagian barat, di mana crêpe disebut sebagai kramphouezh. Namun, konsumsi crêpe sekarang sudah meluas di seluruh Prancis.

Di Bretagne, crêpes biasanya disajikan secara tradisional dengan saus apel. Di kawasan Eropa Tengah, makanan sejenis ini disebut palačinka (bahasa Ceko, Slowakia, Kroasia dan Slovenia), palatschinken (Austria), palacsinta (bahasa Hungaria).

Croffle

Croffle. (Sumber: Cooking Frog)

Croffle adalah gabungan dari croissant dan waffle. Croffle dipopulerkan di Korea Selatan dan kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Meski dianggap berasal dari Korea, sebenarnya cemilan yang satu ini berasal dari Prancis. Croffle pertama kali dijual pada tahun 2017 di sebuah kafe bernama La Petite Boulangerie milik perusahaan Cuisine de France yang terletak di Dublin, Prancis.

Louise Lennox lewat ide kreatifnya mengembangkan pastry dengan konsep baru di dunia kuliner. Ia menggabungkan dua makanan Perancis yakni Croissant dan Waffle dan menjadi dessert baru.

Croissant adalah sejenis pastry yang memiliki tekstur garing dan kopong di dalam dengan bentuk setengah lingkaran. Sedangkan waffle biasanya dibuat menggunakan adonan seperti pancake dengan cetakan kotak-kotak, sehingga teksturnya cenderung lebih lembut daripada croissant.

Croffle dibuat dengan cara memasak adonan berbentuk croissant pada alat cetakan waffle, hingga dihasilkan makanan berbentuk waffle dengan citarasa pastry yang garing di luar dan lembut d dalam.


Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU