INDOZONE.ID - Isra Mi'raj adalah rangkaian perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram, Makkah, menuju Masjidil Aqsa, Yerusalem, kemudian lanjut perjalan ke langit ketujuh atau Sidratul Muntaha.
Peristiwa ini terus diperingati setiap 27 Rajab, di mana di tahun ini jatuh pada tanggal 8 Februari. Salah satu cara merayakannya selain dengan tadarus bersama, juga dengan berbagi dan makan bersama.
Namun, pilihan hidangan makanan Indonesia apa saja biasanya yang disajikan pada Isra Mi'raj? Ini dafatrnya!
1. Nasi kuning
Nasi biasanya menjadi sajian Isra Mi'raj yang populer di Jawa Timur. Biasanya, nasi kuning ini dibentuk menjadi tumpeng dan disajikan bersama dengan ayam, sambal goreng, mie, dan telur. Namun, ada pula yang ditambahkan dengan perkedel dan serundeng.
Baca Juga: 2 Cara Membuat Nasi Kuning Mudah dan Praktis, Anak Kos Bisa Bikin!
2. Nasi Ambeng
Selain nasi kuning, masyarakat Jawa juga menhidangkan Nasi Ambeng. Biasanya, sajian Indonesia ini populer di Jawa Tengah dan Timur.
Ambeng adalah wadah berukuran sedang yang digunakan untuk meletakkan nasi jagung dan lauk pendamping.
Nasi ini juga terkenal di Malaysia dan Singapura dan sering dianggap menjadi makanan pembawa keberuntungan dan kebahagaiaan.
3. Nasi Bogana
Nasi bogana adalah makanan Indonesia yang ada dalam tradisi Rajaban yang biasanya diadakan di Keraton kasepuhan Cirebon.
Tampilan makananan khas Cirebon ini mirip dengan nasi lengko dan nasi megono yang biasanya disajikan dengan berbagai lauk dan sayur pendamping.
Beberapa lauk pendamping makanan ini adalah orek tempe, ayam suwir, oseng kacang panajng, serundeng, dan sambal goreng.
4. Nasi Mandhi
Tak hanya makanan khas Indonesia, makanan asal Arab, yaitu nasi mandhi juga kerap disajikan pada perayaan Isra Mi'raj ini.
Pasalnya, penyajian nasi mandhi menggunakan taburan kurma ataupun kismis sebagai topping. Selain itu, lauk pendampaingnya pun sangat lengkap seperti nasi kebuli.
5. Nasi Kebuli
Tak berbeda jauh dengan nasi mandhi, nasi kebuli juga menjadi santapan khas Isra Mi'raj di beberapa orang.
Hidangan ini disajikan menggunakan tatakan besar dengan lauk pendamping yang lengkap serta bersama dengan kaldu.
6. Lemang
Masyarakat Gayo, Aceh merayakan Isra Mi'raj dengan menghidangkan lemang yang terbuat dari beras ketan hitam, santan, dan campuran ubi.
Kemudian, dibakar menggunakan bambu, lalu dimakan dengan cara dipotong-potong terlebih dahulu disajikan bersama selai srikaya.
Baca Juga: Lemang, Makanan Jadul Dimasak Pakai Bambu Lalu Dibakar, Sekilas Mirip Lemper Jumbo
7. Kue apam
Kue apam menjadi hidangan khas perayaan Isra Mi'raj di Aceh. Kue ini dikenal dengan Khanduri Apam atau Toet Apam di Aceh.
Kue ini terbuat dari campuran tepung beras, santan, dan air kelapa. Rasanya pun manis dan gurih karena dibumbui dengan garam dan gula pasir.
8. Lempah Kuning
Beralih ke Bangka belitung, di kota ini juga ikut merayakan Isra Mi'raj dengan tradisi Nganggung, yang mana biasanya membawa wdah berisi makanan, kemudian dibawa dengan penutup tudung saji tradisional yang disebut dulang.
Salah satu yang tak boleh terlewatkan adalah lempah kuning, yaitu olahan ikan atau ayam yang dimasak dengan campuran nanas dan kunyit yang menghasilkan rasa asam.
9. Wajik
Wajik pangan atau pula raja jeje (raja kudapan) sering menjadi santapan masyarakat Dusun Jerneng Mekas, Desa Tering Tawah, Lombok.
Makanan ini sering menjadi sajian Isra Mi'raj dan biasanya dibawa oleh para tamu undangan saat peringatan tahun baru Islam ini.
10. Roti Maryam
Makanan khas Timur Tengah ini juga sering menjadi santapan saat Isra Mi'raj. Roti maryam adalah roti biasa yang terbuat dari dasar terigu dan dilengkapi dengan topping nikmat.
Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Roti Maryam Molen Lumer dan Lezat!
Itulah beberapa sajian Indonesia yang kerap menjadi santapan Isra Mi'raj.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram