Rabu, 22 JULI 2026 • 14:05 WIB

Satu-satunya di Asia Tenggara, Kuliner Indonesia Masuk Jajaran Terbaik Dunia 2026 Versi Travel and Tour World

Author

Coto Makassar yang disajikan dengan buras (Z Creators/Retno Mandriyarini)

INDOZONE.ID - Kekayaan rasa makanan Nusantara berhasil mengantarkan Indonesia menembus jajaran 10 besar destinasi wisata gastronomi paling terkemuka di dunia pada 2026. 

Berdasarkan laporan edisi "Top 50 Food Destinations Around the World for 2026" yang dipublikasikan media pariwisata internasional Travel and Tour World (TTW), Indonesia menempati urutan ke-10, mengangkangi Perancis yang tertahan di posisi ke-11.

Keunggulan tradisi olahan makanan di Tanah Air bersumber dari keanekaragaman rempah serta bentang alam kepulauan yang membentang dari Sabang sampai Merauke. 

Unsur sejarah dan budaya pada setiap sajian lokal menjadi daya tarik utama yang memikat para pelancong mancanegara.

Baca juga: Perbedaan Bakmi dan Mie Ayam, Ternyata Bukan Cuma soal Topping

Chief Editor sekaligus Pendiri TTW, Anup Kumar Keshan, menekankan bahwa daftar tersebut merayakan negara-negara yang menjadikan gastronomi sebagai warisan hidup.

"Menyusun peringkat 50 destinasi kuliner terbaik 2026 ini memberikan apresiasi bagi negara yang mampu melestarikan warisan melalui sajian Makanan. Titik temu antara penghormatan terhadap tradisi, sentuhan inovasi, penggunaan bahan baku lokal yang bertanggung jawab, serta keberlanjutan sektor pariwisata menjadi tolok ukur utamanya," ungkap Anup, dikutip langsung dari travelandtourworld.com, Rabu (22/7/2027).

Tak hanya unggul dalam cita rasa, TTW menilai pengalaman berwisata kuliner secara menyeluruh di Indonesia sangat berkesan. Hasilnya, Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang berhasil mengamankan tempat di jajaran 10 besar dunia.

Baca juga: Jangan Buru-Buru Dibuang, Ini Cara Olah Nasi Hampir Basi

Pujian khusus diberikan atas variasi sajian khas yang tersebar di berbagai wilayah. Setiap pulau dinilai menyuguhkan identitas rasa yang unik dan otentik.

TTW mengulas dinamika jajanan kaki lima di Jakarta yang bersanding harmonis dengan restoran berkelas, keanekaragaman kuliner Bali yang mendunia, hingga keaslian resep warisan keraton di Yogyakarta dan maraknya budaya kafe di Bandung.

Keunikan cita rasa masakan Surabaya, kekayaan rempah olahan khas Medan, kelezatan kuliner pedas Nusantara asal Lombok, hidangan laut segar Makassar, hingga kenikmatan rendang khas Minangkabau turut menjadi sorotan utama.

Secara khusus, TTW merangkum 10 daerah di Indonesia yang menjadi pusat gravitasi kuliner beserta keunggulannya:

Baca juga: 6 ⁠Buah yang Tidak Perlu Masuk Kulkas, Catat Biar Gak Salah!

  1. Jakarta: Kepopuleran nasi goreng, sate, gado-gado, soto, serta jajanan jalanan yang mudah diakses di sekitar area komersial.
  2. Bali: Kelezatan nasi campur, hidangan laut olahan khas, dan babi guling.
  3. Yogyakarta: Kekhasan sate klatak, gudeg legendaris, dan kudapan bakpia.
  4. Bandung: Olahan batagor, siomai, mi kocok, serta maraknya kafe berkonsep modern.
  5. Surabaya: Cita rasa gurih rawon serta rujak cingur.
  6. Medan: Kekayaan rempah pada soto medan dan masakan kari multikultural.
  7. Makassar: Mangkuk hangat coto Makassar, sop konro, serta kelezatan boga bahari segar.
  8. Lombok: Karakter pedas ayam taliwang dan kesegaran plecing kangkung.
  9. Semarang: Keautentikan lumpia goreng/basah dan tahu gimbal.
  10. Padang: Kepopuleran rendang serta kelezatan hidangan nasi padang.

Baca juga: Resep Taco Ala Meksiko dengan Isian Daging yang Lezat

Puncak daftar destinasi kuliner global 2026 ini diduduki oleh Meksiko di peringkat pertama, yang disusul Italia, Spanyol, Jepang, serta India di urutan lima besar. 

Adapun posisi enam hingga sembilan secara berurutan diisi oleh Amerika Serikat, Yunani, Portugal, dan China.

Dalam rangka melaksanakan program kerja pengembangan UMKM lokal, kami dari Tim II KKN Universitas Diponegoro yang ditempatkan di Desa Ngablak, Kecamatan Wonosamodro. 

Demi mendukung pelestarian dan promosi produk unggulan desa melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat berkesempatan mengunjungi tiga UMKM unggulan setempat, yaitu usaha lempok, sebagai upaya mendukung pelestarian dan promosi produk khas desa.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Travel And Tour World

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU