INDOZONE.ID - Para penikmat kopi di Klaten dan sekitarnya, bisa mencoba kopi buatan Antok Virgyan di Dukuh Ketandan, Desa Wonosari, Klaten, Jawa Tengah.
Cafe ala rumahan ini, menyajikan menu kopi premium yang bisa dinikmati siapa saja, dengan harga ramah.
Menu kopi yang tersedia ada robusta, arabika, mix kopi susu, kopi rempah, dan teh juga ada. Yang paling rekomended kopi rempah, membuat badan menjadi enteng dan sehat kembali.
Diolah sedemikian rupa dengan takaran kopi serius, pengunjung hanya membayar segelas kopi dengan harga terjangkau.
Baca juga: Kenapa Makanan Pesawat Lebih Asin? Ini Alasannya!
Ditemani aneka camilan pisang goreng, bakwan sayur, singkong goreng dan ada juga makanan berat lainnya.
Mengapa harga segelas kopi di sini lebih murah bila dibanding di cafe dengan kualitas yang sama?
Karena Antok Virgyan berjualan di rumah, sehingga biaya lain-lain ala cafe bisa ditekan. Antok memanfaatkan lahan depan rumahnya, menjadi cafe alam yang homy.
Menurut Antok, kedainya ini ia beri nama Pawon dan Kopi Rumahan RHJ yang sudah buka setelah lebaran bulan Maret 2026 lalu.
Baca juga: Resep Keto Basque Burnt Cheesecake, Cukup Pakai 6 Bahan Saja
"Kedai kopi ini mulai operasional satu minggu setelah lebaran, banyak yang memanfaatkan untuk tempat halal bihalal kecil-kecilan," kata Antok saat ditemui di kedainya baru-baru ini.
Dulu, tambah Antok, sebelum kedai kopinya resmi buka, sudah banyak para komunitas yang menikmati sajian kopinya.
"Untuk sementara waktu, kami (saya dan keluarga), baru bisa melayani komunitas yang datang secara berombongan, sebaiknya janjian dulu, biar kami persiapkan sejak awal, sehingga menunggunya menu tidak lama," ucap Antok.
Antok menjelaskan, kopi rumahannya ini buka mulai jam 11.00 siang sampai jam 22.00 WIB.
Baca juga: Resep Chocolate Madeleine dengan Isian Dark Chocolate yang Bikin Nagih
"Kami masih terus berbenah ini itu, agar pengunjungnya bisa terlayani dengan baik," ujar Antok yang semula sebagai bos konveksi tersebut.
Perihal nama RHJ itu artinya Raharja, nama kakeknya yang akan terus terkenang, sehingga disematkan untuk memberi nama usahanya ini.
Dalam membuka cafe rumahan ini, Antok mengaku tidak bertujuan profit besar. Dirinya hanya ingin, para pecinta kopi serius bisa menikmati kopi sesering mungkin dengan harga terjangkau.
Salah seorang pengunjung, Sukarno, mengaku cocok dengan menu kopi dan suasana di RHJ ini. Ia dan kawan-kawannya sering 'nongkrong' di kedai ini untuk rapat kecil-kecilan membahas pekerjaan.
Baca juga: Resep Mont Blanc Cake, Perpaduan Cokelat dan Kastanye yang Elegan
"Suasananya syahdu, di kampung, menu minuman dan makanannya enak murah. Meskipun di kampung, kita sudah bisa menikmati kopi ala cafe dengan harga terjangkau, pokoknya mantap!" ujar Sukarno.
Setiap ke kedai rumahan ini, Sukarno mengaku sering pesan kopi arabika yang ada rasa asam atau kecutnya. Namun ia tak menolak jika harus menikmati kopi rasa yang lain, robusta, kopi susu, kopi rempah, dan sebagainya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan