INDOZONE.ID - Siapa sih yang nggak kenal sama panada. Camilan khas Manado yang bentuknya mirip pastel tapi teksturnya lembut seperti roti ini emang selalu punya tempat spesial di hati para pecinta gorengan.
Kalau pastel punya kulit yang renyah dan garing, panada justru menonjolkan sisi kelembutan rotinya yang menyatu sempurna sama isian ikan yang gurih dan pedas.
Buat kamu yang sering jajan panada di pasar tapi merasa isiannya kurang mantap atau kulitnya keras, mending coba bikin sendiri di rumah yuk!
Selain lebih higienis, kamu juga bisa bebas atur level pedasnya sesuai selera. Ternyata rahasia bikin panada yang montok dan nggak berminyak itu, ada pada teknik ulenan dan pengaturan api pas lagi goreng, lho!
Dilansir dari YouTube/Mei Dhyan, ini dia panduan lengkap buat kamu yang pengen eksekusi resep legendaris ini dengan hasil yang super profesional.
Baca juga: Resep Pancake Teflon 3 Bahan yang Super Simpel Buat Sarapan
Rahasia Perpaduan Tepung untuk Tekstur Kulit yang Pas
Langkah pertama yang paling krusial dalam membuat panada adalah, nentuin kombinasi tepungnya.
Biar kulitnya empuk tapi tetep punya struktur yang kokoh, kamu perlu nyampur dua jenis terigu.
Gunakan dua ratus gram tepung terigu protein tinggi biar serat rotinya bagus dan elastis. Terus, tambahin seratus gram tepung terigu protein sedang, supaya teksturnya nggak terlalu kenyal kayak karet.
Campur kedua tepung ini dalam satu wadah besar, terus tambahin dua sendok makan gula pasir, dan satu setengah sendok teh ragi instan.
Bahan kering ini harus diaduk rata dulu sebelum kena bahan cair ya. Perpaduan dua jenis tepung ini adalah kunci biar panada kamu nggak gampang kempes pas sudah dingin nanti.
Sentuhan Santan yang Bikin Roti Makin Gurih dan Lembut
Banyak yang sering tanya, kenapa sih panada di toko-toko kerasa lebih gurih dibanding roti biasa. Jawabannya ada pada penggunaan santan sebagai pengganti air biasa.
Siapkan sekitar seratus tiga puluh sampai seratus lima puluh mililiter santan kental. Kamu bisa pakai santan instan kemasan enam puluh lima mililiter yang dicampur air sampai volumenya pas.
Masukkan satu butir telur ke adonan tepung tadi, aduk sebentar, baru deh tuang santannya secara bertahap.
Penggunaan santan ini nggak cuma bikin rasanya lebih rich, tapi juga bikin aroma rotinya harum banget pas lagi digoreng.
Uleni adonan, pakai tangan sampai semua bahan menyatu dan teksturnya jadi setengah kalis.
Teknik Menguleni Adonan hingga Kalis Elastis
Kalau adonan sudah mulai menyatu dan setengah kalis, saatnya masukin setengah sendok teh garam dan dua sendok makan margarin.
Di tahap ini, kamu bisa lanjut uleni manual pakai tangan sekitar lima belas sampai dua puluh menit, atau kalau mau lebih praktis pakai mixer kecepatan rendah selama sepuluh menit saja.
Indikator kalau adonan kamu sudah sukses adalah ketika dia jadi kalis elastis. Coba tarik sedikit adonannya, kalau dia bisa ngebentuk lapisan tipis transparan tanpa gampang putus, berarti ulenan kamu sudah sempurna.
Setelah itu, tutup wadahnya dan istirahatin adonan selama kurang lebih tiga puluh menit sampai ukurannya mengembang jadi dua kali lipat.
Menyiapkan Isian Ikan Tongkol Asap yang Pedas Nampol
Sambil nunggu adonan roti mengembang, kita fokus bikin isiannya yang jadi primadona. Gunakan satu ekor ikan tongkol asap ukuran sedang yang sudah disuwir-suwir halus.
Ikan asap ini penting banget karena aromanya lebih keluar dan nggak amis dibanding ikan segar biasa.
Untuk bumbu halusnya, blender bawang putih, bawang merah, cabai rawit, dan cabai keriting sesuai nyali kamu.
Tumis bumbu ini sampai wangi banget, terus masukkan potongan wortel, daun bawang, dan daun jeruk purut biar aromanya makin seger.
Tambahin sedikit air, garam, gula, dan kaldu bubuk biar rasanya seimbang. Masak terus bareng suwiran ikan sampai isiannya agak kering.
Isian yang kering ini penting banget biar nanti kulit panada kamu nggak gampang sobek atau lembap dari dalam.
Baca juga: Resep Tepache yang Super Praktis, Begini Cara Olah Kulit Nanas Jadi Minuman Segar
Proses Membagi dan Membulatkan Adonan dengan Rapi
Setelah tiga puluh menit, buka tutup wadah adonan dan kempeskan udaranya dengan cara ditinju pelan.
Tujuannya biar gas di dalamnya keluar semua dan tekstur rotinya nanti jadi halus tanpa lubang besar. Bagi adonan jadi dua puluh bagian kecil.
Buat kamu yang mau serius jualan, sangat disarankan buat timbang tiap potongan adonan ini biar nanti ukuran panada kamu seragam dan kelihatan rapi pas dipajang. Setelah dibagi, bulatkan tiap potongan adonan satu per satu.
Proses pembulatan ini juga berfungsi biar permukaan kulit panada nanti kelihatan mulus dan cantik pas sudah matang.
Cara Mengisi dan Melipat Pinggiran ala Pastel
Ambil satu bulatan adonan, terus gilas pakai rolling pin atau botol kaca sampai tipis dan lebar. Isi dengan satu setengah sendok teh tumisan ikan tongkol pedas tadi tepat di tengahnya.
Lipat adonan jadi bentuk setengah lingkaran, terus rekatkan pinggirannya dengan cara ditekan-tekan kuat biar nggak bocor pas digoreng.
Setelah semua terisi, diamkan sebentar lagi biar adonan mengembang. Nah, teknik melipat atau memilin pinggirannya sebaiknya dilakukan tepat sesaat sebelum masuk ke penggorengan.
Kenapa? Karena adonan roti ini masih terus mengembang, jadi kalau dipilin dari awal banget, bentuk lipatannya bisa berubah atau hilang pas adonannya membesar.
Tips Menggoreng Panada agar Tidak Banyak Menyerap Minyak
Tahap terakhir yang nggak kalah penting adalah proses penggorengan. Gunakan minyak yang cukup banyak dan pastikan sudah panas sebelum panada dimasukkan.
Kunci utamanya adalah konsisten pakai api kecil dari awal sampai akhir. Kalau apinya kegedean, bagian luar bakal cepat cokelat tapi dalemnya masih mentah, atau malah kulitnya jadi pecah-pecah.
Masukkan panada pelan-pelan, terus balik cukup satu kali saja pas bagian bawahnya sudah mulai berubah warna jadi kuning keemasan.
Teknik sekali balik ini sangat efektif buat ngurangin penyerapan minyak ke dalam roti, jadi pas dimakan nanti rasanya tetep ringan dan nggak bikin enek di tenggorokan.
Penyajian dan Cara Menyimpan Panada agar Tetap Lembut
Begitu warnanya sudah cantik kuning keemasan, angkat dan tiriskan di atas kertas serap minyak.
Panada isi ikan tongkol pedas kamu sekarang sudah siap dihidangkan. Tekstur luarnya yang halus berpadu sama roti yang empuk dan isian ikan yang gurih-pedas beneran bikin momen ngemil jadi lebih spesial.
Kalau kamu nggak habis makannya dalam sekali waktu, panada ini bisa disimpan di wadah kedap udara.
Karena pakai santan dan teknik ulenan yang bener, kelembutannya bisa tahan sampai besok pagi lho!
Pas mau dimakan lagi, kamu cukup hangatkan sebentar di microwave atau air fryer biar teksturnya kembali mantap seperti baru matang.
Baca juga: Resep Cabe Gendot Ala Teh Shanty, Pedasnya Nampol Cuma Modal Cabe Doang tapi Rasanya Viral
Ternyata cara membuat panada nggak sesulit yang dibayangkan ya! Walaupun butuh sedikit kesabaran pas tahap menguleni dan melipat, tapi hasil yang didapat beneran sebanding banget.
Resep ini cocok banget buat kamu jadiin ide jualan menu takjil, atau sekadar camilan buat kumpul bareng teman-teman di akhir pekan.
Dengan bahan-bahan yang gampang dicari dan langkah-langkah yang jelas, siapa pun pasti bisa bikin panada yang enak dan berkualitas tinggi.
Jadi, jangan ragu lagi buat langsung praktek di dapur sendiri. Selamat bereksperimen dengan resep panada isi ikan tongkol pedas ini dan semoga keluarga di rumah suka sama hasil masakan kamu yang super lezat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube