INDOZONE.ID - Telur rebus adalah salah satu stok protein paling praktis untuk sarapan sehat atau camilan diet.
Namun, banyak yang belum menyadari, telur yang sudah dimasak justru memiliki masa simpan yang lebih singkat dibandingkan telur mentah.
Lantas, telur rebus tahan berapa hari di dalam kulkas, dan bagaimana cara simpan telur rebus agar awet tanpa mengurangi gizinya?
Mungkin terdengar mengejutkan, tetapi telur rebus lebih cepat basi, karena proses perebusan menghilangkan lapisan pelindung alami (cuticle) pada cangkang telur.
Tanpa lapisan ini, pori-pori cangkang terbuka lebar, memudahkan bakteri masuk dan merusak kualitas telur.
Simak panduan lengkap di bawah ini, agar kamu tidak salah langkah dalam menyimpan stok makanan.
Menjawab Pertanyaan: Telur Rebus Tahan Berapa Hari di Kulkas?
Baca juga: Cocok Buat Anak Kos! Resep Telur Bacem Versi Satset: Cuma Rebus, Langsung Jadi Lauk Favorit
Berdasarkan standar keamanan pangan dari U.S. Food & Drug Administration (FDA), telur rebus yang disimpan dengan benar di dalam kulkas dapat bertahan hingga 7 hari.
Batas waktu satu minggu ini berlaku untuk telur yang masih utuh, dengan cangkangnya maupun yang sudah dikupas.
Penting untuk diingat bahwa, kualitas ini hanya terjaga jika suhu kulkas kamu berada di angka 4 derajat Celsius atau lebih rendah.
Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah, menyimpan telur di rak pintu kulkas.
Suhu di area pintu sangat fluktuatif karena sering dibuka-tutup, yang dapat mempercepat pembusukan. Sebaiknya, letakkan telur di rak bagian dalam atau area yang suhunya paling stabil.
Daya Tahan Telur Rebus di Suhu Ruang (Peringatan Penting!)
Jika kamu terbiasa meninggalkan telur rebus di atas meja makan, kamu harus lebih waspada.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), telur rebus yang dibiarkan di suhu ruang, hanya aman dikonsumsi dalam waktu 2 jam.
Kondisi ini menjadi lebih kritis di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Jika suhu ruangan mencapai 32 derajat Celsius atau lebih, batas aman tersebut menyusut menjadi 1 jam saja.
Baca juga: 5 Resep Olahan Telur Rebus yang Enak dan Simpel, Dijamin Bikin Nagih!
Setelah melewati batas waktu tersebut, bakteri seperti Salmonella dapat berkembang biak dengan sangat cepat dalam apa yang disebut "Zona Bahaya" makanan.
Cara Simpan Telur Rebus Agar Awet dan Tetap Segar
Penyimpanan yang sembarangan akan membuat telur menjadi kering, berbau, atau bahkan berlendir. Berikut adalah langkah-langkah cara simpan telur rebus agar awet secara optimal:
1. Jangan Terburu-buru Mengupas Cangkang
Untuk kesegaran maksimal, biarkan telur tetap berada di dalam cangkangnya sampai Anda siap untuk memakannya.
Cangkang berfungsi sebagai penghalang fisik tambahan terhadap kontaminasi bakteri dan membantu menjaga kelembapan bagian putih telur agar tidak menjadi keras.
2. Gunakan Wadah Kedap Udara
Simpan telur dalam wadah tertutup rapat sebelum dimasukkan ke kulkas.
Hal ini bertujuan untuk mencegah telur menyerap bau dari bahan makanan lain di kulkas (seperti bawang atau terasi) dan menjaga agar telur tidak terpapar udara secara terus-menerus yang bisa membuatnya kering.
3. Tips Menyimpan Telur Rebus Kupas
Jika kamu sudah terlanjur mengupas telur untuk kebutuhan meal prep, pastikan wadahnya benar-benar kedap udara.
Beberapa orang menyarankan untuk merendam telur kupas dalam wadah berisi sedikit air dingin agar tetap lembut, namun air tersebut harus diganti setiap hari agar tetap higienis.
Tanda-tanda Telur Rebus Sudah Basi
Mengonsumsi telur yang sudah rusak berisiko tinggi menyebabkan keracunan makanan. Kamu harus segera membuang telur jika menemui tanda-tanda berikut:
- Aroma Menyengat: Telur yang basi akan mengeluarkan bau sulfur (belerang) yang tajam atau aroma busuk yang sangat jelas saat cangkang dibuka.
- Tekstur Berlendir: Jika bagian putih telur terasa lengket, licin, atau berlendir saat disentuh, itu adalah tanda aktivitas bakteri yang tinggi.
- Perubahan Warna: Munculnya bintik hitam atau jamur pada cangkang atau bagian dalam telur adalah sinyal bahaya.
- Catatan Penting: Terkadang muncul lingkaran berwarna hijau keabu-abuan di sekeliling kuning telur. Ini biasanya bukan tanda basi, melainkan reaksi kimia antara sulfur dan zat besi karena telur direbus terlalu lama (overcooked). Selama aromanya normal, telur tersebut masih aman dimakan.
Baca juga: 5 Olahan Telur Rebus dari Kuah sampai Pedas, Resepnya Simple!
Bisakah Telur Rebus Disimpan di Freezer?
Secara teknis kamu bisa membekukannya, namun pembekuan telur rebus utuh sangat tidak direkomendasikan.
Putih telur rebus yang dibekukan, akan berubah tekstur menjadi sangat keras, kenyal seperti karet, dan mengeluarkan banyak air saat dicairkan.
Jika kamu ingin menyimpan telur dalam jangka panjang di freezer, cara terbaik adalah mengocok telur mentah terlebih dahulu, lalu menyimpannya dalam wadah atau plastik zip-lock.
Kesimpulan
Memahami telur rebus tahan berapa hari adalah kunci untuk menjaga kesehatan keluarga sekaligus mengurangi pemborosan makanan.
Dengan mengikuti cara simpan telur rebus agar awet di atas, kamu bisa memiliki stok protein yang aman dan lezat selama seminggu penuh.
Selalu prioritaskan keamanan pangan, jika ragu dengan aromanya, lebih baik dibuang daripada berisiko jatuh sakit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Goodhousekeeping.com