Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 15:00 WIB

Kopi Bunga Dworowati, Bukti Potensi Desa Ngabab di Balik Cita Rasa Khas

Author

Kopi Bunga Dworowati Desa Ngabab. (Catleya Fauziah/Z Creators)

INDOZONE.ID - Desa Ngabab memiliki beragam potensi yang mendorong perkembangan ekonomi sekaligus wisata edukasi. Salah satunya adalah Kopi Bunga Dworowati.

Kopi Bunga Dworowati mulai dikembangkan sejak tahun lalu. Produk ini lahir dari keinginan masyarakat untuk mengembangkan kopi lokal sekaligus meningkatkan perekonomian desa. Dikelola secara mandiri, Kopi Bunga Dworowati menjadi simbol semangat para petani dalam mengolah potensi alam yang dimiliki Desa Ngabab.

Baca juga: Desa Ngabab: Wisata Edukasi yang Hidup di Tengah Alam dan Budaya

Kopi yang dipanen dari kebun kemudian dipisahkan dan diseleksi untuk memastikan kualitas biji yang akan diolah. Proses ini menjadi tahap awal sebelum kopi memasuki pengolahan lanjutan. Sebagian biji kopi diolah melalui proses fermentasi dengan metode penjemuran selama kurang lebih satu bulan, sementara sebagian lainnya diolah tanpa fermentasi dan dijemur hingga kering dengan menyesuaikan kondisi cuaca.

Setelah proses penjemuran selesai, biji kopi memasuki tahap penyangraian atau sangrai. Proses sangrai dilakukan selama kurang lebih 25 menit dengan suhu tinggi untuk menghasilkan karakter rasa yang khas. Dari proses ini, Kopi Bunga Dworowati memiliki cita rasa asam yang seimbang, rasa yang ringan, serta karakter kering yang menjadi ciri tersendiri.

Biji kopi yang telah disangrai kemudian didinginkan dan didiamkan selama beberapa hari sebelum digiling. Tahap ini bertujuan agar rasa kopi lebih stabil dan optimal saat diseduh. Kopi Bunga Dworowati dipasarkan dalam berbagai ukuran kemasan dan dapat dipesan secara daring, termasuk untuk pengiriman ke wilayah sekitar.

Baca juga: Niat Beli Kopi di Desa, Pria Ini Justru Tersentuh Lihat Harga Kopi yang Terlalu Murah

Meski produksinya belum dilakukan secara rutin akibat keterbatasan modal dan peralatan, semangat para petani Desa Ngabab untuk terus berkembang tetap tinggi. Kopi Bunga Dworowati diharapkan dapat menjadi produk unggulan desa yang tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan edukasi wisata berbasis pertanian dan kearifan lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU