INDOZONE.ID - Susu sapi adalah fondasi nutrisi bagi balita. Namun, jika anak memiliki alergi, intoleransi laktosa, atau jika orang tua memilih diet non-susu, nutrisi penting seperti Kalsium, Protein, dan Vitamin D harus dicukupi dari sumber lain.
Berikut kami paparkan 7 makanan padat dan minuman pengganti yang direkomendasikan untuk memastikan balita Anda tetap tumbuh optimal:
1. Susu Kedelai (Soy Milk) yang Diperkaya
Susu kedelai adalah pengganti terbaik dari segi komposisi nutrisi makro.
Terlebih, kandungan protein yang dimiliki oleh susu kedelai berada paling tinggi di antara semua susu nabati (sekitar 6-7 gram per gelas), hampir setara dengan susu sapi.
Baca juga: Taman Safari Indonesia Sukses Lahirkan Bayi Panda Raksasa hingga Jadi Sorotan Dunia
2. Yogurt dan Keju Hard Non-Laktosa
Bagi balita yang mengalami intoleransi laktosa ringan, produk susu fermentasi seringkali lebih mudah diterima.
Yogurt (terutama Greek Yogurt) sendiri adalah sumber Protein dan Probiotik yang luar biasa untuk kesehatan usus.
3. Tahu dan Tempe
Produk olahan kedelai ini adalah sumber Kalsium dan Protein yang sangat terjangkau dan padat.
Tahu yang diolah dengan kalsium sulfat memiliki kandungan Kalsium yang sangat tinggi. Tempe, sebagai makanan fermentasi, juga mudah dicerna dan kaya Probiotik.
4. Sayuran Hijau Gelap (Bayam dan Brokoli)
Jangan remehkan sayuran sebagai sumber Kalsium! Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale mengandung Kalsium yang bioavailable (mudah diserap tubuh).
5. Ikan Kecil Bertulang (Teri dan Sarden)
Untuk Kalsium, tulang ikan adalah sumber terbaik. Ikan teri dan sarden kaleng (yang tulangnya sangat lunak) menyediakan Kalsium yang melimpah, ditambah dengan Vitamin D dan Omega-3 (lemak baik untuk otak).
6. Telur
Telur adalah sumber nutrisi yang paling lengkap dan fleksibel, berfungsi sebagai pengganti protein utama dari susu.
Telur memang dikenal akan protein hewani berkualitas tinggi dan merupakan salah satu dari sedikit makanan yang secara alami mengandung Vitamin D.
7. Kacang-kacangan dan Biji-bijian Olahan
Kacang-kacangan adalah sumber lemak baik, protein, dan Kalsium tambahan. Kacang almond, wijen, dan chia seed.
Khususnya Susu Gandum (Oat Milk) yang diperkaya kalsium, memiliki rasa manis alami dan tekstur creamy yang disukai anak, serta menyediakan serat.
Kunci utama adalah keseimbangan. Jadi, pastikan bahwa jumlah Kalsium dan Protein yang hilang dari susu sapi benar-benar tergantikan oleh makanan-makanan di atas.
Selalu konsultasikan perubahan diet besar pada balita dengan Dokter Anak atau Ahli Gizi untuk memantau pertumbuhan dan memastikan tidak ada defisiensi nutrisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline