INDOZONE.ID - Food vlogger Korea, Nanakoot, belakangan menjadi sorotan publik karena menanggapi soal tren viral di media sosial soal makanan yang menuai pro kontra.
Dalam sebuah Reels Instagram, ia menegaskan agar follower dan food vloger lainnya tidak fomo, ikut membuat camilan salmon candy tanpa riset dan pemahaman proses yang benar.
Menurutnya, bahan seperti salmon memang sehat, tetapi jika diolah secara asal-asalan bisa memicu memberi dampak serius bagi tubuh.
Bagi yang penasaran, berikut penjelasan lengkap tentang salmon candy dan peringatan dari Nanakoot kepada publik.
Baca juga: 7 Tips Masak Salmon Biar Gak Lengket di Wajan, Cuma 5 Menit!
Apa itu Salmon Candy?
Salmon candy bukan berarti permen yang di dalamnya ada salmon. Camilan ini tidak punya rasa manis, justru lebih rasa domina gurih dan smoky.
Salmon candy adalah salmon yang telah diawetkan, diasapi, dan diglasir dengan gula atau sirup maple selama proses pengasapan, sehingga menghasilkan lapisan karamel di bagian luarnya.
Produk ini diproduksi secara komersial oleh beberapa perusahaan seafood Alaska, termasuk Alaskan Pride Seafoods yang memasarkan “Smoked Salmon Candy” sebagai camilan siap santap.
Kandungan Gizi Salmon Candy
Salmon secara alami mengandung protein tinggi,seperti Omega‑3, vitamin D, selenium, dan mineral baik lainnya.
Dalam Salmon Candy ini, sebagian besar kandungan gizi tersebut tetap terjaga, karena salmon tidak melalui proses perebusan atau penggorengan suhu tinggi yang merusak nutrisi.
Namun, penambahan gula membuat kandungan kalori dan natrium ikut meningkat.
Hal inilah yang membuat salmon candy dikategorikan sebagai snack, bukan menu konsumsi harian.
Meski relatif sehat dibanding banyak camilan olahan lain, porsinya tetap perlu dibatasi.
Baca juga: 7 Resep Olahan Ikan Salmon Rumahan ala Restoran, Praktis!
Nanakot Jelaskan soal Fomo Candy Salmon
Dalam video yang akhir-akhir ini viral, Nanakoot memperingatkan publik dengan nada tegas, bahwa dirinya tidak berani membuat candy salmon ini.
“Sebagai bukan ahlinya aku gk berani buat ini karena sangat amat membahayakan diri sendiri jika salah proses masaknya.” unjarnya dalam video di Instagram @nanakoot_ yang dikutip Rabu (4/12/2025).
Menurutnya, konten kreator yang fomo membuat candy salmon dan mendiamkan ikan salmon tesebut selama 2 hari tanpa kontrol suhu akan berisiko memunculkan bakteri berbahaya.
Salah satunya salmonella yang dapat membuat tubuh demam, diare, mual dan sebagainya.
Ia menegaskan untuk para influencer pentingnya riset sebelum membagikan resep memasak
“Nih kita sebagai influencer jangan ikutan fomo yang tidak jelas, kalo mau ikutan fomo diriset dulu benar atau gaknya," sambungnya.
Warganet pun banyak yang setuju dengan pernyataan Nanakot dalam soal tren candy salmon ini.
Bagaimana menurutmu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/nanakoot_, Foodandwine