INDOZONE.ID - Matcha kini jadi salah satu minuman paling digemari karena rasanya yang lembut, aromanya khas, dan tampilannya yang menenangkan.
Namun, banyak orang kecewa ketika mencoba membuatnya sendiri di rumah padahal sudah dikocok lama, tapi kenapa matcha tetap gak berbusa?
Padahal, lapisan busa halus di atas matcha bukan cuma pemanis tampilan, tapi juga bukti bahwa kamu sudah menggunakan cara mengaduk matcha agar berbusadengan benar.
Nah, kalau hasil matcha-mu sering gagal, berikut alasan matcha gagal berbusa supaya kamu bisa memperbaikinya di percobaan selanjutnya.
Baca juga: Resep Pudding Cake Matcha yang Lembut, Manis, dan Segar
5 Alasan Matcha Tak Berbusa saat Dikocok
1. Bubuk Matcha Kurang Berkualitas
Kualitas bubuk adalah faktor pertama yang harus kamu perhatikan. Jenis culinary matcha biasanya digunakan untuk memasak, bukan untuk diminum langsung. Teksturnya lebih kasar dan warnanya kusam, sehingga sulit menghasilkan busa.
Sedangkan ceremonial grade matcha punya tekstur lebih halus, warna hijau terang, dan mudah larut saat dikocok. Inilah jenis yang paling ideal untuk menghasilkan busa lembut. Jadi, kalau matcha buatanmu tidak berbusa, bisa jadi karena kamu salah pilih bubuk. Pilihlah bubuk dengan warna hijau segar, tanda bahwa matcha masih berkualitas tinggi.
2. Suhu Air Tidak Tepat
Suhu air juga berperan penting dalam proses pembuatan matcha. Air yang terlalu panas bisa “membakar” bubuk teh, membuat rasanya pahit dan busanya hilang. Sedangkan air yang terlalu dingin tidak mampu melarutkan bubuk dengan baik.
Gunakan air dengan suhu 70-80°C agar hasilnya optimal. Setelah air mendidih, diamkan sekitar satu menit sebelum dicampurkan dengan matcha. Suhu ini membuat bubuk larut sempurna dan busa terbentuk alami tanpa merusak rasa.
Baca juga: 4 Resep Minuman Matcha Latte ala Cafe, Enak dan Creamy!
3. Kesalahan Teknik Whisking Matcha
Kesalahan paling umum dalam membuat matcha berbusa adalah pada teknik whisking matcha yang kurang tepat. Banyak orang mengocoknya dengan gerakan memutar, padahal cara itu justru membuat udara tidak tercampur sempurna.
Untuk hasil maksimal, gunakan chasen atau pengocok bambu khas Jepang. Pentingnya chasen untuk matcha gak bisa diremehkan, karena bentuknya dirancang khusus agar bisa memasukkan udara ke dalam cairan saat dikocok. Gunakan gerakan cepat membentuk pola “W” atau “M” selama 20-30 detik.
Inilah gerakan whisking yang benar yang bisa menghasilkan lapisan busa lembut dan stabil di atas matcha. Kalau tidak punya chasen, kamu bisa pakai milk frother, tapi hasilnya biasanya tidak sehalus jika menggunakan alat tradisional.
4. Rasio Matcha dan Air Tidak Seimbang
Perbandingan antara bubuk dan air juga bisa memengaruhi hasil busa. Jika bubuk terlalu banyak, matcha jadi terlalu kental dan sulit dikocok. Sebaliknya, jika terlalu sedikit, busanya akan tipis dan cepat hilang.
Gunakan rasio ideal yaitu ½-1 sendok teh bubuk matcha untuk 60-90 ml air, atau sekitar 1,6-1,8 gram matcha per sajian. Dengan takaran ini, tekstur cairannya akan seimbang dan lebih mudah menghasilkan busa saat dikocok.
5. Lupa Menyaring Matcha Sebelum Diseduh
Langkah terakhir yang sering terlewat adalah menyaring matcha sebelum diseduh. Bubuk matcha mudah menggumpal jika langsung dicampur air, membuat hasilnya kasar dan sulit berbusa.
Gunakan saringan halus atau ayakan matcha untuk memecah gumpalan sebelum menambahkan air. Cara ini membantu bubuknya lebih cepat larut dan membuat proses pengocokan jadi lebih efektif. Hasilnya, busa matcha akan lebih halus dan tahan lama.
Itulah beberapa alasan matcha gagal berbusa meski sudah dikocok dengan keras. Kuncinya ada pada pemilihan bubuk berkualitas, suhu air yang pas, serta penguasaan teknik whisking matcha yang benar menggunakan chasen.
Dengan memahami cara mengaduk matcha agar berbusa dan menerapkan gerakan whisking yang benar, kamu bisa membuat matcha dengan lapisan busa lembut seperti buatan barista Jepang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vanguardngr.com