Ilustrasi resepsionis hotel. (Freepik)
INDOZONE.ID - Pernahkah Anda tiba di hotel jam 11 pagi, melihat lobi tampak sepi, namun resepsionis tersenyum simpul sambil berkata, "Maaf Bapak/Ibu, kamarnya sedang disiapkan"?
Bagi traveler, ini terdengar seperti alasan klise. Namun, bagi mahasiswa pariwisata atau praktisi hotel, ada "bahasa rahasia" di balik layar yang menjelaskan mengapa pintu kamar tersebut belum bisa dibuka.
Berikut adalah cheat sheet kode internal hotel untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di balik meja Front Office (FO):
Baca juga: Mewah Tak Harus Mahal: 5 Hotel Jakarta dengan Bathtub di Bawah 600 Ribu!
Dalam sistem hotel, ada perbedaan kasta untuk kamar yang tidak ada tamunya. Jangan terkecoh dengan istilah "kosong".
Ini adalah alasan utama penolakan early check-in. Kamar memang kosong (tamu sebelumnya sudah check-out), tetapi statusnya masih "kotor".
Di sistem, kamar ini haram ditempati sebelum staf Housekeeping mengganti linen dan membersihkan bekas pakai.
Kamar sudah dibersihkan oleh Room Attendant, tapi belum tentu bisa Anda masuki. Mengapa? Karena standar hotel bintang memerlukan verifikasi.
Inilah "Kasta Tertinggi". Kamar sudah dibersihkan (Clean) dan sudah diperiksa ulang oleh Floor Supervisor (Inspected).
Jika status di layar FO belum VCI, resepsionis biasanya tidak berani memberikan kunci demi menjaga kualitas.
Baca juga: Boleh Gak Sih Bungkus Makanan Sarapan Hotel? Simak Aturan Hospitality yang Wajib Kamu Tahu!
Terkadang, masalahnya bukan soal kebersihan, melainkan teknis. Jika Anda mendengar staf berbisik tentang kode ini, berarti Anda memang harus menunggu atau pindah tipe kamar:
Kamar ini sedang "sakit parah". Biasanya ada kerusakan fatal seperti AC mati, pipa bocor yang merembes ke lantai bawah, atau plafon jebol. Kamar OOO ditarik dari sistem penjualan dan tidak bisa dijual sama sekali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan