Ilustrasi lebaran (freepik.com)
INDOZONE.ID - Hari Raya Idul Fitri identik dengan perayaan, saling memaafkan, dan kumpul keluarga bagi umat muslim di Indonesia. Selain itu, hal paling dinanti di lebaran adalah makanan khasnya yang terasa amat nikmat dinikmati setelah ibadah puasa selama sebulan lamanya.
Saat kumpul bersama keluarga besar, kehangatan akan makin terasa kala makan bersama di meja makan. Tentunya, makanan khas lebaran yang disantap.
Setiap rumah biasanya punya makanan khas lebaran masing-masing. Tak menutup kemungkinan makanan khas lebaran setiap rumah berbeda-beda.
Namun, ada beberapa makanan khas lebaran yang biasanya hampir selalu ada di setiap rumah. Yuk, simak makanan khas lebaran dari berbagai daerah di Indonesia!
Baca juga: H-7 Lebaran, PT KAI Beberkan Data Peningkatan Volume Penumpang
Ilustrasi ketupat. (AI/Gemini)
Daftar ini akan dimulai dengan ketupat yang hampir setiap rumah menyediakannya pas lebaran. Tanpa ketupat, lebaran seperti tidak lengkap.
Ketupat merupakan makanan tradisional masyarakat Jawa yang sudah populer sejak masa Sunan Kalijaga. Nama ketupat berasal dari “Ngaku Lepat” dalam bahasa Jawa, yang berarti mengakui kesalahan.
Berbentuk persegi yang dibungkus dalam anyaman daun kelapa muda, ketupat terbuat dari beras yang dimasak hingga padat. Cita rasa gurih dari ketupat membuatnya cocok disandingkan dengan berbagai macam makanan berkuah, seperti opor ayam.
Baca juga: Jaga Keamanan Ragunan Selama Libur Lebaran, 854 Personel Dikerahkan
Makanan khas lebaran selanjutnya, adalah opor ayam. Seperti disinggung sebelumnya, opor ayam cocok dinikmati dengan ketupat pas lebaran
Kuah gurih opor ayam akan membuat rasa ketupat makin nikmat. Apalagi, kamu memakannya dengan ayam yang dagingnya sudah lembut sehingga mudah dikunyah.
Dalam tradisi Jawa, opor ayam merupakan teman dari ketupat yang disajikan bersamaan pada Idul Fitri. Opor ayam dianggap melambangkan silaturahmi antaranggota keluarga di hari besar Idul Fitri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemenpar