Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 21 MARET 2026 • 17:15 WIB

Jangan Sembarangan! Ini Cara yang Benar Menyimpan Lontong dan Ketupat agar Gak Mudah Basi

Jangan Sembarangan! Ini Cara yang Benar Menyimpan Lontong dan Ketupat agar Gak Mudah BasiIlustrasi lontong dan ketupat (AI/Gemini)

INDOZONE.ID - Lontong dan ketupat merupakan hidangan pokok yang sering mendampingi menu khas Indonesia seperti sate atau opor ayam. Makanan ini biasanya sering ditemukan saat lebaran.

Namun, karena memiliki kandungan air yang tinggi dan tekstur lembut, baik lontong maupun ketupat sangat rentan basi, berlendir, atau berbau jika tidak ditangani dengan benar

Berikut adalah langkah-langkah dan teknik penyimpanan yang efektif agar lontong atau ketupat tahan lama.

Baca juga: Lontong Cap Go Meh, Hidangan Imlek yang Bikin Perut Kenyang dan Hoki Mengalir

1. Persiapan Sebelum Penyimpanan

Kunci utama agar lontong atau ketupat tahan lama dimulai segera setelah proses memasak selesai:

Tiriskan dan Angin-anginkan: Jika lontong atau ketupat sudah matang, segeralah tiriskan dan jangan biarkan dingin di dalam air rebusan karena akan membuatnya cepat basi. Gantungkan ketupat agar sisa air menetes keluar sepenuhnya.

Hilangkan Lendir: Anda dapat menyiram lontong atau ketupat yang baru matang dengan air dingin yang sudah dimasak untuk menghilangkan lendir di permukaannya, lalu tiriskan hingga benar-benar kering.

Pastikan Sudah Dingin: Jangan menyimpan lontong atau ketupat saat masih panas atau hangat. Uap panas yang terperangkap akan menciptakan kelembapan berlebih yang memicu pertumbuhan bakteri dan jamur.

2. Teknik Penyimpanan: Suhu Ruang vs Kulkas

Pemilihan tempat penyimpanan bergantung pada kapan hidangan tersebut akan dikonsumsi:

Penyimpanan Suhu Ruang (Tahan 1-2 Hari): 

  • Cocok jika akan dikonsumsi dalam waktu kurang dari 24 jam
  • Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik, seperti keranjang nasi atau wadah berlubang.
  • Hindari wadah plastik tertutup rapat pada suhu ruang karena mempercepat pembusukan.

Penyimpanan di Kulkas/Chiller (Tahan 3-9 Hari):

  • Metode terbaik untuk menjaga kualitas. Ketupat bahkan bisa bertahan hingga 7–9 hari di dalam kulkas.
  • Wajib dibungkus rapat menggunakan plastic wrap, aluminium foil, atau wadah kedap udara untuk mencegah lontong mengering dan tidak menyerap bau dari makanan lain.
  • Simpan di bagian chiller, bukan freezer, agar teksturnya tetap stabil dan tidak menjadi terlalu lembek.

Penyimpanan di Freezer (Tahan 1-2 Bulan):

  • Gunakan hanya jika ingin disimpan sangat lama.
  • Potong lontong sesuai porsi sekali makan sebelum dibekukan agar praktis.
  • Keluarkan udara sebanyak mungkin dari plastik pembungkus untuk menghindari kristal es yang merusak tekstur.

Baca juga:  Mengenal Tepung Hunkwe: Asal-Usul, Rahasia Tekstur Kenyal, dan Ragam Olahannya

3. Cara Memanaskan Kembali

Agar tekstur lontong atau ketupat kembali lembut dan nikmat:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jangan Sembarangan! Ini Cara yang Benar Menyimpan Lontong dan Ketupat agar Gak Mudah Basi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!