Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 20:10 WIB

5 Kuliner Legendaris di Wonosobo yang Wajib Kamu Singgahi saat Liburan, Ada Apa Aja?

5 Kuliner Legendaris di Wonosobo yang Wajib Kamu Singgahi saat Liburan, Ada Apa Aja?Mi Ongklok

INDOZONE.ID - Wonosobo bukan cuma terkenal karena pemandangan Dieng yang memukau. Kota berhawa sejuk ini juga punya deretan kuliner legendaris yang sudah puluhan tahun menemani warga lokal maupun para pendatang. 

Rasanya khas, tempatnya penuh cerita, dan setiap hidangan selalu mampu bikin orang ingin balik lagi. Banyak kuliner legendaris di Wonosobo yang wajib kamu cicipi.

Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Wonosobo, lima kuliner berikut benar-benar wajib kamu datangi ya. Yuk simak!

1. Mie Ongklok Longkrang

Siapa pun yang pernah ke Wonosobo pasti pernah mendengar nama Mie Ongklok Longkrang. Kedai tua ini sudah ada sejak zaman orang tua kita remaja, dan sampai sekarang selalu ramai saat jam makan. 

Kelezatannya ada pada kuah kental berbahan tepung tapioka yang dibumbui rempah sederhana, lalu disajikan bersama mie yang dimasak dengan cara “di-ongklok”, alias dicelupkan dalam saringan bambu.

Satu porsi mie biasanya ditemani sate sapi yang dibakar dengan bumbu kacang gurih. Suasana kedainya juga khas sederhana, hangat, dan membuat siapa pun merasa seperti makan di rumah sendiri.

Baca juga: Sejarah Mie Ongklok, Kuliner Jempolan Khas Kabupaten Wonosobo yang Menggugah Selera!

2. Sate Eromoko

Walau namanya Eromoko, kedai sate kambing dan sapi ini sudah lama jadi jujugan warga Wonosobo. Di sini, potongan dagingnya dikenal empuk tanpa bau prengus, sedangkan bumbunya punya racikan lama yang dipertahankan sampai sekarang. 

Aromanya langsung menggugah begitu kamu lewat di dekat panggangan.

Tempatnya tidak besar, tetapi justru itu yang membuat pengalaman makan lebih intim. Banyak pelanggan bilang, cita rasanya tetap sama seperti puluhan tahun lalu.

Baca juga: 8 Tempat Wisata di Wonosobo yang Lagi Hits, Bisa Jadi Destinasi Favorit!

3. Empal Gepuk Bu Nasimah

Empal gepuk mungkin terdengar biasa, tapi di tangan Bu Nasimah, masakan ini berubah jadi hidangan nostalgia yang sering dirindukan. Ciri khasnya adalah daging sapi yang dimasak lama sampai lembut, lalu digoreng sebentar sehingga bagian luarnya sedikit karamelisasi. 

Rasanya manis, gurih dan wangi rempahnya halus. Kedai ini biasanya ramai di pagi hingga siang hari. Pengunjung sering memadukan empal dengan nasi hangat dan sambal bawang yang pedasnya nendang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rekomendasi Penulis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

5 Kuliner Legendaris di Wonosobo yang Wajib Kamu Singgahi saat Liburan, Ada Apa Aja?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!