Ilustrasi nasi goreng. (theguardian.com)
INDOZONE.ID - Pada malam pertama tur dunia mereka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, tanggal 1 November 2025, Rosé tampil dengan segmen solonya dalam tur bertajuk “DEADLINE”. Menjelang tampil pada bagian solo tersebut, Rose tiba-tiba bikin heboh karena menyantap nasi goreng di panggung.
Momen ini menarik karena menunjukkan bagaimana makanan lokal Indonesia dalam nasi goreng bukan sekadar pengisi perut. Tapi jadi bagian dari pengalaman budaya bagi banyak kalangan.
Rose pun menunjukkan apresiasinya terhadap kuliner Indonesia melalui pilihan yang sederhana namun khas tersebut. Selama acara, suasana di GBK sangat meriah.
Rose dalam sambutannya menyebut bahwa penonton di Jakarta adalah yang paling berdedikasi di antara seluruh rangkaian tur mereka. Kombinasi antara performa musikal, kerinduan penggemar, dan citra makanan lokal membuat malam itu terasa istimewa. Tak hanya Rose dan BLACKPINK, tapi juga bagi para penggemar dan warga Jakarta yang menyaksikan.
Melalui kisah sederhana ini, bisa dilihat betapa makanan sehari-hari seperti nasi goreng bisa naik panggung bersama artis besar, menjadi simbol keramahan budaya dan rasa bangga lokal.
Baca juga: Gara-gara Lisa BLACKPINK, Minuman Matcha Biru Ini Langsung Ludes Diserbu Penggemar
Di balik lezatnya nasi goreng, ada sederet fakta menarik yang harus kamu tahu. Dari mulai simbol makanan praktis hingga deretan fakta lain.
Hidangan nasi goreng berkembang dari kebiasaan memanfaatkan nasi yang sudah dingin atau sisa kemarin, lalu dipadukan dengan bumbu dan digoreng. Nah, nasi goreng merepresentasikan semangat efisiensi dan kreativitas dalam memasak sehari-hari.
Yang membedakan nasi goreng Indonesia dari sekadar “fried rice” adalah penggunaan kecap manis (sweet soy sauce) serta bumbu rempah-garam, bawang, sambal, dan terkadang terasi.
Karena itu, rasa manis, gurih, dan sedikit smokey bikin orang tambah selera makan.
Nasi goreng dijual lewat berbagai kanal: warung pinggir jalan (nasi goreng “tek-tek”), kantin, kafe hingga restoran mewah. Ia bisa menjadi santapan murah meriah sekaligus disajikan dengan topping premium.
Setiap provinsi punya versi sendiri: ada nasi goreng dengan rasa manis di Jawa, ada yang pedas di timur, ada tambahan lauk spesial, dan seterusnya.
Banyak orang Indonesia menganggap nasi goreng sebagai makanan yang bisa “dipanggil” kapan saja, saat lapar tengah malam, setelah konser, atau saat kumpul keluarga.
Baca juga: Resep Sarapan Nasi Goreng Kampung Klasik yang Bikin Kangen Rumah
Berikut beberapa tokoh dari luar Indonesia yang pernah mengaku menyukai atau mencicip nasi goreng Indonesia:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan