Nasi Gulung Wonocolo Kedewan Bojonegoro (Lizza Arnofia/Z Creators)
INDOZONE.ID - Bojonegoro, Jawa Timur, dikenal sebagai daerah penghasil minyak dan hutan jati. Tapi siapa sangka, di balik hijaunya pepohonan jati, tersimpan sebuah kuliner tradisional yang sedang naik daun, Nasi Gulung Wonocolo, khas Desa Kedewan, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro.
Bukan sekadar nasi gulung biasa, makanan ini jadi viral di media sosial karena penyajiannya yang unik, yaitu digulung menggunakan daun jati segar, bukan daun pisang seperti biasanya. Warna daun jati yang kecokelatan memberikan aroma khas yang bikin nasi terasa makin sedap dan alami.
Nasi gulung ini bisa ditemukan di sebuah warung sederhana bernama Warung Mbok Marmi, yang terletak di kawasan Wisata Geopark Wonocolo. Letaknya memang agak tersembunyi, berada di jalur hutan menuju ladang sumur minyak tradisional. Tapi justru karena keunikannya itu, banyak orang rela menempuh perjalanan jauh hanya untuk mencicipinya.
“Setiap weekend pasti ramai. Banyak yang sekalian piknik ke Wonocolo terus mampir makan di sini,” kata Dimas (30), warga Tuban yang sengaja datang bersama keluarganya.
Nasi gulung Kedewan ini punya isian yang tak main-main. Dalam satu gulungan daun jati, pembeli akan menemukan nasi putih hangat dengan lauk ayam kampung suwir, tempe goreng, telur iris, sambal kemangi pedas, dan tak lupa lalapan mentah seperti daun kenikir dan timun.
Sambalnya benar-benar jadi juara. Perpaduan cabai rawit, bawang, dan daun kemangi segar menghasilkan sensasi pedas yang menyegarkan. Kalau kamu pecinta pedas, ini wajib dicoba.
Baca juga: Sajian Olahan Kelinci Menggungah Selera Jadi Primadona di Bojonegoro, dari Steak sampai Sate
Nasi Gulung (Lizza Arnofia/Z Creators)
Meskipun viral, harganya masih sangat ramah di kantong. Satu porsi nasi gulung lengkap dibanderol mulai Rp8.000 saja, tergantung lauk tambahan. Bahkan, pengunjung bisa memesan dengan lauk lele goreng, ayam bakar, atau bandeng presto, cukup menambah Rp3.000–Rp5.000.
“Meski murah, semua bahannya segar. Ayamnya potong sendiri, sambalnya bikin sendiri. Kami nggak pakai bahan instan,” kata Mbok Marmi, pemilik warung.
Popularitas nasi gulung ini meroket sejak seorang food vlogger lokal mengunggah video berjudul “Makan di Tengah Hutan Jati, Rasa Nasi Gulungnya Gila Enak!” di TikTok. Video itu telah ditonton lebih dari 2,3 juta kali dan dibanjiri komentar positif dari warganet.
“Pertama kalinya lihat nasi dibungkus daun jati, unik banget!” tulis akun @kulineryuk.
Bahkan banyak netizen dari luar kota seperti Semarang, Yogyakarta, hingga Jakarta yang menyimpan lokasi warung ini untuk wisata kuliner saat liburan ke Bojonegoro.
Salah satu kelebihan nasi gulung Kedewan adalah letaknya yang berdekatan dengan Wisata Geopark Petroleum Wonocolo, yang dikenal sebagai “Texas-nya Bojonegoro”. Pengunjung bisa menikmati pemandangan sumur minyak tradisional, lalu menyantap nasi gulung di bawah rindangnya hutan jati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan