Senin, 29 JULI 2024 • 18:40 WIB

Miliki Banyak Tempat Wisata, Kemenparekraf Kunjungi Desa Sempu di Kediri

Author

Kemenparekraf kunjungi Desa Sempu di Kediri

INDOZONE.ID - Desa Sempu yang kini masuk dalam 50 besar dalam anugerah desa wisata 2024, menjadi tujuan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk melakukan visitasi.

Desa Sempu terletak di Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, tepatnya di lereng Gunung Kelud Kediri, memiliki banyak potensi wisata.

Cuaca yang sejuk dari Gunung Kelud, menjadikan Desa Sempu sebagai tujuan wisata, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Di antaranya wisata alam dan buatan yakni, Kampung Anggrek, Villa Glamping Lembah Kelud, Kampung Indian, Wisata Korea Fantasy, Sempu Exotic Park.

Wisata alam khas Gunung Kelud menjadi daya tarik pengunjung untuk datang sekedar menghilangkan penat.

Didukung kondisi alam yang indah dan udara sejuk, Desa Sempu sangat cocok untuk dikembangkan sebagai tempat yang memiliki potensi pariwisata.

Kemenparekraf kunjungi Desa Sempu di Kediri

Baca Juga: Rasakan Sensasi Liburan Sambil Makan Dalam Istana Megah di Kediri, Dijamin Ketagihan

Kunjungan Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf, Florida Pardosi untuk meninjau desa terpencil di lereng Gunung Kelud, yang justru masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia atau ADWI 2024.

Desa terakhir yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar ini setiap harinya tak pernah sepi pengunjung.

Florida mengatakan, Desa Sempu tak hanya memiliki potensi wisata, namun juga ekonomi kreatif yang pemasarannya bahkan sudah keluar daerah.

Seperti misalnya olahan dari hasil kebun nanas yang diolah menjadi minuman, dan buah maja yang juga menjadi minuman khas.

"Yang luar biasanya yaitu agrotourism dan budayanya, ini bisa kita kemas untuk menjadikan desa wisata Gunung Kelud naik kelas. Mudah-mudahan Desa Wisata Kelud menjadi desa terbaik ADWI 2024 dengan penilaian 5 indikator dengan kategorinya,” kata Florida, pada Senin (29/7/2024).

Menurut Florida, dengan adanya Gunung Kelud, berbagai potensi bisa dimunculkan dengan kreatifitas pengelola dan masyarakat. Hal tersebut mampu mendongkrak wisatawan untuk berkunjung.

"Kita akan menilai secara keseluruhan, mana yang lemah maupun naik, hal init untuk membangun lagi baik secara pengelolaan dan lainnya. Tujuannya juga untuk mendongkrak ekonomi masyarakat," ucap Florida.

Kemenparekraf kunjungi Desa Sempu di Kediri

Baca Juga: Cobain Sensasi Dunia Candy di Kediri, Wisata Negeri Dongeng yang Cocok Jadi Tempat Rekreasi Anak-anak

Tak hanya UMKM makanan, Desa Sempu juga memilik kelompok usaha masyarakat yang membuat kerajinan asesoris indian, seperti topi bulu, baju dan panahan indina. Saat ini, bisnis ini memiliki banyak pesanan.

Topi bulu indian tersebut terbuat dari bulu bebek dan angsa yang diperoleh dari pengepul. Kemudian pengrajin akan merakitnya hingga membentuk topi sesuai pola.

Untuk proses pembuatan 1 topi bulu hanya butuh waktu sekitar 2 sampai 3 jam. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp150 ribu sampai Rp250 ribu untuk topi bulu indian. Dan Rp1 juta lebih untuk topi bulu panjang serta lengkap dengan asesoris indian.

Topi bulu indian

Saat ini penjualan dilakukan melalui market place, omset kirimannya pun mencapai ratusan tiap bulannya.

Desa Sempu yang memiliki wisata alam dan buatan, cocok dijadikan rekomendasi wisata akhir pekan.

Tak perlu diragukan lagi keindahannya, karena faktor tersebut membuat desa Sempu masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wista Indonesia 2024.

 


Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU