Kamis, 23 JULI 2026 • 15:20 WIB

Indah tapi Tak Bebas Jamah, Ini 5 Tempat Terlarang di Indonesia

Author

Anemo Laut dan Ikan Badut (sumber: Pinterest)

INDOZONE.ID - Indonesia memiliki ribuan destinasi indah, tapi tidak semuanya boleh dijamah wisatawan bebas. Sejumlah tempat justru berstatus terlarang untuk dikunjungi.

Dengan alasan yang beragam, mulai dari konservasi alam, aturan adat yang ketat, hingga fungsi khusus di luar sektor pariwisata.

Berikut beberapa di antaranya.

1. Pulau Sempu, Malang, Jawa Timur

Meski terkenal lewat foto-foto laguna Segara Anakan yang viral di media sosial, Pulau Sempu sebenarnya bukan destinasi wisata resmi.

Baca juga: Spot Sunset Baru di Uluwatu, Hadirkan Pengalaman Turun Tebing Langsung Pantai

Pulau ini telah berstatus cagar alam sejak 1928 dan hanya diperuntukkan bagi kepentingan penelitian dan konservasi, bukan rekreasi.

Kawasan ini menjadi rumah bagi berbagai satwa langka yang dilindungi, seperti elang jawa, lutung jawa, hingga macan tutul.

Berwisata di kawasan cagar alam bahkan bisa dikenai sanksi pidana sesuai hukum yang berlaku di Indonesia, meski kenyataannya masih banyak pengunjung yang nekat masuk secara ilegal.

2. Kampung Adat Baduy Dalam, Lebak, Banten

Berbeda dari Baduy Luar yang relatif terbuka bagi wisatawan, kawasan Baduy Dalam di Pegunungan Kendeng menerapkan aturan adat yang jauh lebih ketat.

Komunitas ini menolak segala bentuk teknologi modern dan memegang teguh tradisi leluhur, sehingga wisatawan yang ingin masuk ke wilayah inti mereka menghadapi berbagai pembatasan.

Termasuk larangan membawa alat elektronik dan kewajiban mengikuti aturan adat setempat secara ketat selama berada di sana.

3. Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah

Dijuluki sebagai "Alcatraz-nya Indonesia", Pulau Nusakambangan dikenal luas sebagai lokasi penjara berkeamanan maksimum yang menampung narapidana kasus-kasus berat.

Hanya sekitar 10 persen wilayah pulau ini yang terbuka untuk kegiatan wisata terbatas, sementara sebagian besar area lainnya dijaga ketat oleh aparat TNI demi alasan keamanan nasional, sehingga akses publik ke sebagian besar pulau ini sangat dibatasi.

4. Pulau Kakaban, Kalimantan Timur

Pulau ini terkenal dengan keunikan danau ubur-uburnya yang tidak menyengat, salah satu dari sedikit tempat serupa di dunia.

Karena ekosistemnya yang sangat sensitif terhadap gangguan manusia, akses ke kawasan ini dibatasi ketat untuk melindungi populasi ubur-ubur unik tersebut beserta berbagai spesies langka lain yang hidup berdampingan di sekitarnya.

5. Zona Inti Cagar Alam dan Suaka Margasatwa Lain

Selain Pulau Sempu, Indonesia memiliki banyak kawasan berstatus cagar alam atau suaka margasatwa lain yang secara hukum tertutup untuk kegiatan wisata umum, meski sebagian areanya kerap disalahartikan sebagai destinasi wisata karena keindahannya yang tersebar di media sosial.

Kawasan semacam ini biasanya hanya boleh diakses oleh peneliti atau pihak berwenang dengan izin khusus, mengingat fungsi utamanya adalah pelestarian ekosistem, bukan pariwisata massal.

Kenapa Aturan Ini Penting Dipatuhi?

Larangan mengunjungi tempat-tempat di atas bukan tanpa alasan kuat. Untuk kawasan konservasi seperti Pulau Sempu dan Pulau Kakaban, pembatasan akses bertujuan menjaga ekosistem yang rapuh agar tidak rusak akibat lonjakan kunjungan wisatawan, termasuk sampah dan kerusakan habitat satwa langka.

Sementara untuk kawasan adat seperti Baduy Dalam, aturan ketat menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur yang telah dijaga turun-temurun, agar tradisi tersebut tidak tergerus oleh pengaruh luar yang berlebihan.

Bagi kawasan dengan fungsi khusus seperti Nusakambangan, pembatasan akses jelas berkaitan dengan aspek keamanan yang tidak bisa ditawar demi kepentingan bersama.

Alih-alih memaksakan diri mengunjungi tempat-tempat terlarang demi konten media sosial, wisatawan sebaiknya mengeksplorasi destinasi alternatif di sekitar kawasan tersebut yang tetap terbuka secara legal.

Baca juga:  Pencinta Alam Wajib Tahu! Ini Pantai Puru Kambera, Hidden Gem di Timur Sumba

Sebagai contoh, wisatawan yang tertarik dengan Pulau Sempu tetap bisa menikmati keindahan pesisir selatan Malang lewat Pantai Sendang Biru yang berada tepat di seberangnya, lengkap dengan aktivitas nelayan dan kuliner hasil laut segar, tanpa harus melanggar hukum konservasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Quora, Indonesia Juara Trip

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU