Indahnya Pantai Puru Kambera, Hidden Gem di Timur Indonesia (Indozone/Gea)
INDOZONE.ID - Di antara deretan pantai eksotis di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), ada satu destinasi wisata yang kerap disebut sebagai "hidden gem". Tempat wisata yang dimaksud, adalah Pantai Puru Kambera.
Berbeda dari destinasi wisata lainnya, pantai ini menawarkan perpaduan unik antara sabana yang luas dengan hamparan pasir putih dan laut biru tusca.
Pantai Puru Kambera terletak di Desa Mondu, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur. Jaraknya sekitar 25-30 km dari Waingapu, ibu kota Sumba Timur.
Dengan waktu tempuh sekitar 45 menit menggunakan mobil atau motor sewaan. Akses jalan menuju lokasi sudah cukup baik dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sebelum tiba di bibir pantai, wisatawan akan melewati sabana Puru Kambera yang membentang luas beberapa kilometer sebelum lokasi pantai.
Baca juga: 7 Destinasi Wisata Terbaik di NTT: Surga Tropis di Ujung Timur!
Padang rumput ini menghijau saat musim hujan dan berubah kuning kecokelatan saat kemarau, lengkap dengan kawanan kuda liar yang merumput bebas, pemandangan yang membuat banyak orang menjuluki kawasan ini sebagai "Afrikanya Indonesia".
Pantai ini membentang sepanjang kurang lebih 5 kilometer dengan pasir putih lembut dan air laut jernih berwarna biru kehijauan.
Ombaknya relatif tenang, sehingga cocok untuk berenang santai maupun snorkeling menikmati biota laut yang warna-warni.
Sepanjang garis pantai, berjajar pepohonan cemara laut sehingga memberi keteduhan sekaligus menambah kesan asri yang jarang ditemukan di pantai-pantai NTT lainnya.
Karena belum menjadi destinasi mainstream, Puru Kambera masih relatif sepi pengunjung. Selain itu, tempat ini juga bebas dari perkampungan penduduk di sekitarnya.
Kondisi ini membuat suasana pantai terasa tenang, cocok bagi wisatawan yang ingin healing jauh dari keramaian, berkemah di bawah rimbunnya pohon cemara, atau sekadar menikmati matahari terbenam.
Selain berenang dan snorkeling, wisatawan bisa menikmati suasana sabana sambil memotret kuda liar, berkemah, atau sekadar bersantai di bawah pohon cemara.
Fasilitas di sekitar pantai masih sederhana, tapi tersedia penginapan sekaligus rumah makan bernama Pondok Wisata Pantai Cemara yang bisa jadi tempat istirahat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Indonesia Kaya, Kemenpar, Visit Indonesia