Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 JULI 2026 • 07:25 WIB

Sebelum Bepergian, Ketahui Risiko Membawa Bayi dalam Perjalanan Jauh

Sebelum Bepergian, Ketahui Risiko Membawa Bayi dalam Perjalanan JauhSebelum Bepergian, Ketahui Risiko Membawa Bayi dalam Perjalanan Jauh (AI/Gemini)

INDOZONE.ID - Mengajak bayi pergi liburan atau perjalanan jauh, memang bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Namun, orang tua tetap perlu mempersiapkan kebutuhan si kecil agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Soalnya, bayi masih memiliki daya tahan tubuh yang belum sekuat orang dewasa. Perjalanan yang terlalu lama, bisa membuatnya cepat lelah, rewel, sulit tidur, atau merasa tidak nyaman selama di perjalanan.

Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui berbagai risiko yang mungkin terjadi. Dengan persiapan yang matang, perjalanan bisa terasa lebih aman, nyaman, dan menyenangkan untuk seluruh keluarga.

Kapan Bayi Boleh Diajak Bepergian Jauh?

Banyak orang tua ingin mengajak bayinya ikut mudik, liburan, atau mengunjungi keluarga di luar kota. Namun, sebelum berangkat, sebaiknya perhatikan dulu usia, dan kondisi kesehatan bayi agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Sebenarnya, tidak ada aturan yang pasti mengenai usia bayi untuk bepergian jauh. Namun, bayi yang usianya masih di bawah 3 bulan, sebaiknya tidak diajak melakukan perjalanan jauh, terutama jika harus mengunjungi tempat yang ramai.

Baca juga: Naik Whoosh Bawa Bayi, Gratis atau Bayar? Ini Penjelasan Resminya

Risiko Membawa Bayi dalam Perjalanan Jauh

Yuk, ketahui risiko membawa bayi dalam perjalanan jauh, agar perjalanan tetap aman dan nyaman bagi si kecil:

1. Bayi Mudah Lelah dan Rewel

Duduk terlalu lama di dalam kendaraan, bisa membuat bayi cepat lelah dan merasa tidak nyaman. Akibatnya, bayi menjadi lebih sering menangis, rewel, atau sulit ditenangkan selama perjalanan.

2. Tubuh Bayi Bisa Kekurangan Cairan

Saat perjalanan jauh, terutama ketika cuaca panas, bayi lebih mudah kehilangan cairan. Jika kebutuhan ASI atau susu tidak terpenuhi, bayi bisa mengalami dehidrasi.

3. Waktu Tidur Menjadi Berantakan

Perjalanan yang panjang, sering membuat jadwal tidur bayi berubah. Akibatnya, bayi bisa kurang tidur, sehingga menjadi lebih rewel dan tidak nyaman.

4. Lebih Mudah Terkena Kuman

Saat berada di tempat ramai, bayi lebih mudah terkena kuman atau virus. Hal ini karena daya tahan tubuh bayi masih berkembang, sehingga lebih rentan terserang penyakit.

5. Bayi Bisa Mabuk Perjalanan

Meski tidak semua bayi mengalaminya, ada yang merasa pusing atau mual saat berada di kendaraan terlalu lama. Kondisi ini bisa membuat bayi gelisah, muntah, atau terus menangis.

6. Kulit Bayi Mudah Mengalami Ruam

Pemakaian popok terlalu lama atau cuaca yang panas, bisa membuat kulit bayi menjadi lembap. Jika tidak segera diganti, kulit bayi bisa mengalami ruam atau iritasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Siloam Hospilats

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sebelum Bepergian, Ketahui Risiko Membawa Bayi dalam Perjalanan Jauh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!