Minggu, 12 JULI 2026 • 15:05 WIB

Ada Mini Museum KAI di Kokas, Yuk Ajak Si Kecil Belajar Sejarah Kereta Api Indonesia

Author

Mini Museum KAI di Mal Kota Kasablanka. (Dewi Kania/Z Creators)

INDOZONE.ID - Jalan-jalan ke mal saat weekend bisa menjadi aktivitas seru untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. 

Nah, tahukah kamu kalau di Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, ada mini museum kereta api yang menampilkan diorama perjalanan dan transformasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) dari berbagai dekade.

Tempat ini bisa menjadi destinasi edukatif yang menarik untuk si kecil, terutama bagi mereka yang suka dengan kereta api dan mengenal sejarahnya di Indonesia sejak masa kolonial Belanda hingga era modern.

Selama beroperasi, kereta api juga telah menjadi salah satu moda transportasi darat andalan masyarakat. Seiring waktu, layanannya pun mulai berkembang, dari peningkatan fasilitas hingga kenyamanan penumpang.

Baca juga: Cara Membuat Paspor Baru, Simak Syarat, Biaya, dan Langkah-langkahnya

Cerita panjang perjalanan ini dapat ditelusuri melalui mini museum yang hadir di Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya, MCorp Office 88, Kota Kasablanka. 

Museum ini menampilkan berbagai diorama yang menggambarkan perjalanan kereta api di Indonesia, mulai dari awal beroperasi hingga menjadi layanan transportasi modern seperti saat ini.

Di area museum, pengunjung diajak melihat bagaimana kereta api berkembang dari layanan manual, yang masih mengandalkan tiket kertas, menjadi sistem transportasi modern yang mengandalkan teknologi digital.

Pengunjung tidak hanya diajak melihat diorama perjalanan kereta api dari masa ke masa, tetapi juga deretan foto pembangunan infrastruktur perkeretaapian di Indonesia.

Baca juga: Bikin Jiper Duluan! Ini 5 Mitos Solo Traveling yang Masih Sering Jadi Perdebatan

Di mini museum ini, pengunjung juga bisa melihat suasana stasiun pada masa lalu yang masih sederhana dan belum didukung teknologi digital seperti saat ini. 

Mulai dari proses pembelian tiket yang masih dilakukan secara manual hingga fasilitas stasiun yang jauh berbeda dibandingkan sekarang.

Perjalanan transformasi kemudian berlanjut dengan adanya inovasi layanan, seperti e-Kiosk, boarding pass elektronik, pembelian tiket secara online, serta penataan stasiun yang semakin nyaman dan tertata. 

Beragam teknologi modern juga mulai diterapkan, mulai dari check-in berbasis face recognition, sistem pembayaran cashless lintas platform, pelacakan perjalanan secara real-time untuk meningkatkan pengalaman perjalanan.

Baca juga: Lupakan Kisah Mistisnya, Gunung Kawi Ternyata Punya Sisi Lain Keindahan yang Wajib Dieksplor Pencinta Alam!

Begitu juga dengan hadirnya aplikasi Access by KAI dan penggunaan QR Code, yang sangat memudahkan calon penumpang. Tahap ini menjadi fondasi penting bagi digitalisasi layanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU