INDOZONE.ID - Kalau mendengar kata liburan di Indonesia, yang terlintas di otak kita biasanya gak jauh-jauh dari deretan pohon kelapa, pasir putih, dan suara deburan ombak pantai. Tapi, ada satu danau di tanah Papua yang dijamin bakal mengubah total cara pandangmu tentang keindahan Nusantara.
Bukan suasana tropis yang bakal kamu temukan di sini, melainkan hamparan padang rumput yang super luas, kabut tebal yang dingin, hingga pemandangan puncak gunung bersalju di kejauhan. Namanya Danau Habema. Danau eksotis ini dinobatkan sebagai salah satu danau tertinggi di Indonesia.
Buat para traveler atau vlogger yang biasa main di pantai, menginjakkan kaki di Danau Habema rasanya kayak mendadak pindah ke benua lain, padahal masih di dalam negeri sendiri. Alamnya yang megah sekaligus menantang seolah mengingatkan kita kalau isi Indonesia itu jauh lebih luas dan kaya daripada sekadar apa yang dipajang di brosur wisata.
Di Mana Sih Letak Danau Habema?
Secara administratif, Danau Habema berada di kawasan Pegunungan Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Jalur masuk utamanya bisa diakses melalui Kota Wamena.
Nggak main-main, danau ini bertengger di ketinggian lebih dari dua ribu meter di atas permukaan laut. Makanya, jangan heran kalau udaranya langsung bikin menggigil!
Kalau kamu lihat di peta, posisi danau ini bertetangga dekat dengan kawasan Gunung Trikora dan deretan pegunungan lain yang menjadi tulang punggung Pulau Papua. Uniknya, keindahan danau ini sama sekali gak kelihatan dari Kota Wamena. Kamu wajib menembus jalanan berliku dan membelah lembah-lembah curam terlebih dahulu untuk bisa melihat pesonanya secara langsung.
Baca juga: Melihat Gunung Carstensz di Papua, Tempat Pendaki Indonesia Bisa Merasakan Salju
Asul-usul Nama Habema dan Sisi Magisnya
Danau Habema gak cuma jualan visual yang estetik, tapi juga menyimpan sejarah penjelajahan yang luar biasa serta nilai budaya yang kental.
Jejak Penjelajah Era Kolonial
Usut punya usut, nama "Habema" diambil dari nama salah satu perwira atau tokoh ekspedisi asal Belanda yang pernah menjelajahi tempat ini pada masa penjajahan dulu. Danau ini dulunya jadi patokan penting dalam pemetaan wilayah pegunungan Papua yang terkenal ekstrem.
Bayangkan saja, kalau zaman sekarang kita bisa sampai ke lokasi dalam hitungan jam pakai mobil, para penjelajah zaman dulu harus jalan kaki berminggu-minggu menembus hutan rimba dan lembah demi mencatat keberadaan danau ini. Jiwa petualangannya berasa banget!
Nilai Spiritual Bagi Warga Lokal
Bagi masyarakat adat yang tinggal di sekitar pegunungan, alam sekitar bukanlah sekadar pajangan atau latar belakang tempat tinggal. Danau, gunung, dan lembah di sini dianggap sakral dan erat kaitannya dengan cerita leluhur, roh penjaga, hingga hukum adat yang tak tertulis. Begitu kamu berdiri di tepi danau, aura magis dan rasa hormat terhadap alam otomatis bakal langsung terasa.
Panduan Jalur Ekstrem Menuju Lokasi
Perjalanan ke Danau Habema bukanlah tipe liburan santai yang bisa kamu lakukan secara mendadak. Kamu butuh persiapan fisik yang matang, stamina prima, dan mental yang kuat.
- Penerbangan ke Wamena: Petualanganmu bakal dimulai dari Kota Wamena. Cara ke sananya, kamu harus naik pesawat perintis dulu dari Bandara Jayapura. Kota Wamena sendiri sudah sangat unik, udaranya sejuk, rumah-rumah penduduk tersebar di lembah luas, dan kebudayaan lokalnya masih terasa sangat kental di pasar maupun jalanan.
- Jalur Darat yang Menantang: Dari Wamena, perjalanan dilanjutkan lewat jalur darat. Jangan harap ada aspal mulus kaya di perkotaan; medannya merupakan perpaduan antara aspal seadanya, tanah merah, dan bebatuan besar. Kalau hujan turun, kondisinya bisa berubah jadi super ekstrem.
- Wajib Sewa Mobil Khusus: Wisatawan biasanya menyewa kendaraan berpenggerak empat roda seperti mobil double cabin. Menyewa supir lokal yang sudah khatam dengan medan jalan sangatlah krusial. Mereka tahu persis kapan harus ngegas dan kapan harus ekstra waspada di titik-titik rawan.
Aktivitas Seru yang Bisa Kamu Lakukan
Jangan harap nemu wahana permainan modern atau keramaian khas tempat wisata komersial di sini. Di Danau Habema, kemewahan aslinya adalah menikmati alam dengan cara yang paling murni.
Hunting Konten Foto dan Video
Buat kamu yang hobi fotografi atau ngonten, tempat ini adalah surga. Coba jalan kaki santai menyusuri tepian danau untuk mencari angle terbaik. Kamu bisa mengambil foto lanskap yang lebar untuk menangkap kemegahan pegunungan, lalu beralih ke foto detail seperti ilalang hijau dengan latar belakang air danau yang tenang.
Trekking Santai di Ketinggian
Kalau fisikmu kuat, cobalah berjalan agak jauh meninggalkan area parkir mobil. Rasakan sensasi jalan kaki di ketinggian dua ribu meter lebih. Napasmu mungkin bakal terasa sedikit lebih berat karena pasokan oksigen yang tipis, tapi pemandangan di tiap langkah bakal membayar lunas rasa lelahmu. Tips: Wajib pakai sepatu yang nyaman dan anti-selip karena tanah di sekitar danau cenderung basah dan licin.
Digital Detox Sambil Menikmati Keheningan
Ada kalanya kita traveling bukan untuk memenuhi memori kamera, melainkan untuk menjernihkan pikiran yang penat. Nah, Danau Habema adalah tempat yang paling pas buat healing.
Duduklah di atas batu, tatap air danau yang jernih, dan nikmati keheningan alamnya. Di sini, sinyal ponsel bakal melemah atau bahkan hilang total. Bukannya menyebalkan, momen tanpa internet ini justru jadi hadiah terbaik supaya kamu bisa benar-benar fokus menikmati waktu bersenang-senang dengan dirimu sendiri tanpa gangguan luar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wonderfulindonesia.co.id