Jumat, 17 APRIL 2026 • 19:32 WIB

Misi Healing 1 Juta Rupiah: Itinerary Backpacker 3D2N ke Pulau Tidung, Tetap Seru Tanpa Boros!

Author

Pulau Tidung. (jakarta.go.id)

INDOZONE.ID - Siapa bilang uang satu juta cuma habis buat sekali makan malam romantis di mall? Di Pulau Tidung, uang segitu bisa bikin kamu "kabur" dari hiruk-pikuk Jakarta selama tiga hari penuh! Lengkap dengan aktivitas snorkeling, gowes sepeda, hingga pesta ikan bakar di pinggir pantai.

Tanpa perlu tiket pesawat, kamu sudah bisa mendapatkan vibes tropis yang maksimal. Buat kamu para pejuang akhir pekan dengan budget terbatas, ini dia panduan lengkap backpacker ke Pulau Tidung.

Baca juga: Mengintip Keindahan Pulau Pari, Surga Kecil yang Sedang Diuji Waktu

Budget Breakdown: Rincian "Dompet Pelajar"

Asumsi keberangkatan rombongan minimal 4 orang untuk berbagi biaya penginapan & kapal.

  • Kapal Tradisional (Muara Angke PP): Rp160.000
  • Homestay AC (2 Malam): Rp300.000 (Patungan 4 orang dari harga Rp600rb/malam)
  • Sewa Sepeda (3 Hari): Rp50.000
  • Paket Snorkeling Lengkap: Rp150.000 (Sewa alat & patungan kapal nelayan)
  • Makan & Kuliner Lokal: Rp250.000 (Estimasi Rp25rb - Rp30rb sekali makan)
  • Tiket Retribusi & Jajan: Rp80.000
  • Total Pengeluaran: ± Rp990.000

Baca juga: Cara Menuju Pulau Pasir Taka Makassar: Hidden Gem di Tengah Taman Nasional Komodo

Day 1: Uji Nyali di Jembatan Cinta

Petualangan dimulai subuh hari di Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke. Pastikan kamu sudah stand-by pukul 07.00 WIB, karena kapal kayu tradisional biasanya berangkat tepat waktu menuju dermaga Tidung.

Gowes Menjemput Senja

Setelah tiba dan check-in di homestay, segera sewa sepeda. Pulau Tidung paling asyik dijelajahi dengan dua roda. Kayuh sepedamu menuju ikon legendaris: Jembatan Cinta.

The Iconic Jump!

Belum ke Tidung kalau belum melompat dari Jembatan Cinta ke jernihnya air laut. Gratis, memacu adrenalin, dan pastinya bikin segar! Tutup hari pertamamu dengan duduk di pinggir pantai sambil menikmati matahari terbenam yang perlahan hilang di cakrawala.

Pantai Pulau Tidung. (Dok. Istimewa)

Day 2: Menjelajahi "Underworld" Kepulauan Seribu

Hari kedua adalah menu utama liburanmu. Siapkan sunscreen dan nyali untuk melihat kecantikan bawah laut.

Snorkeling Time

Bersama rombongan, sewa kapal nelayan menuju Pulau Payung atau Pulau Tidung Kecil. Di sini, kamu akan disambut ikan warna-warni dan terumbu karang yang masih terjaga.

Tips: Bawa kamera underwater sendiri untuk menghemat biaya sewa dokumentasi!

Sisi Asri Tidung Kecil

Sore harinya, meluncurlah ke area Tidung Kecil. Berbeda dengan Tidung Besar yang ramai, area ini adalah kawasan konservasi. Kamu bisa melihat penangkaran penyu dan menelusuri hutan mangrove yang tenang. Cocok banget buat foto-foto estetik tanpa gangguan kerumunan.

Day 3: Sunrise Magis dan Sate Gurita

Sebelum kembali ke rutinitas ibu kota, manfaatkan beberapa jam terakhir untuk relaksasi total.

Mengejar Matahari

Kayuh sepedamu ke ujung timur pulau saat subuh. Pemandangan sunrise di Pulau Tidung adalah salah satu yang terbaik. Setelah itu, manjakan lidah dengan sarapan Sate Gurita, kuliner khas Tidung yang kenyal dan gurih dengan harga yang sangat bersahabat.

Oleh-oleh Low Budget

Sebelum naik ke kapal kepulangan pukul 10.00 WIB, mampirlah ke pasar tradisional. Kerupuk cue atau manisan rumput laut dalam kemasan kecil bisa jadi buah tangan yang pas tanpa merusak budget di bawah satu juta kamu.

Tips Rahasia Agar Budget Tetap Aman:

  1. Isi Ulang Air Minum: Bawa botol minum sendiri dan isi ulang di galon homestay. Menghemat beli air botolan bisa menyisihkan uang buat jajan gorengan di pantai!
  2. Camilan dari Rumah: Beli snack, kopi sachet, atau roti di minimarket dekat rumah sebelum berangkat. Harga makanan ringan di pulau biasanya sedikit lebih tinggi.
  3. Pilih Warung Nasi Lokal: Hindari restoran yang terlihat terlalu "turis". Carilah warung makan tempat penduduk lokal makan, biasanya rasanya lebih otentik dan harganya jauh lebih murah.

Liburan mewah itu pilihan, tapi bahagia itu keharusan. Dengan budget di bawah satu juta, Pulau Tidung membuktikan bahwa keindahan alam tidak selalu harus ditebus dengan harga selangit. 

Jadi, siapkan ranselmu, kumpulkan teman-temanmu, dan buktikan sendiri bahwa 'healing' nggak harus bikin dompet kering!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU