Rabu, 25 MARET 2026 • 12:25 WIB

Bosan Kota? Ini 4 Desa Wisata di Malang yang Bikin Kamu Gak Mau Pulang!

Author

Cafe Sawah, di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. (Hasan Syamsuri/Z Creators)

INDOZONE.ID - Bosan dengan hiruk-pikuk kemacetan di pusat Kota Malang atau keramaian Jatim Park? Saatnya Anda melipir sejenak ke arah pinggiran. 

Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu) menyimpan permata tersembunyi berupa desa-desa wisata yang telah diakui secara nasional maupun internasional.

Bagi Anda yang merindukan aroma tanah basah, hamparan hijau sawah, dan kehangatan penduduk lokal, berikut adalah kurasi desa wisata unggulan di Malang Raya untuk itinerary liburan Anda selanjutnya:

Baca juga: 3 Lokasi Berburu Takjil di Kota Malang yang Cocok untuk Mahasiswa dan Masyarakat Umum

1. Desa Wisata Pujon Kidul (Kabupaten Malang)

Desa Wisata Pujon Kidul. (Dok. Istimewa)

Inilah destinasi yang mempopulerkan konsep agriculture tourism di Malang. Terletak di dataran tinggi, desa ini menawarkan vibes sawah estetik yang tertata rapi.

Di Desa ini terdapat juga Cafe Sawah, sebuah tempat makan di tengah hamparan padi dengan latar pegunungan yang megah. Anda bisa berfoto di jalur setapak kayu yang instagramable.

Kalian dapat Mencoba memerah susu sapi perah langsung di peternakan warga atau memetik sayur segar untuk dibawa pulang. Maka dari itu datanglah saat pagi hari sekira pukul 08.00 WIB, untuk mendapatkan udara paling segar dan menghindari antrean foto yang panjang.

2. Desa Gubugklakah (Poncokusumo)

Dikenal sebagai "Pintu Gerbang Bromo", desa ini adalah titik henti wajib sebelum Anda mendaki ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Jika beruntung, Anda bisa melihat pembiasan cahaya matahari yang membentuk pelangi di dasar air terjun pada siang hari.

Kalian dapat menginap di homestay penduduk lokal yang bersahaja di Desa ini. Di sini, Anda bisa mencicipi apel malang langsung dari kebunnya dan menikmati kuliner tradisional seperti nasi jagung hangat.

Gak hanya itu, kalian juga dapat menikmati river tubing di Sungai Amprong yang sangat memacu adrenalin, namun tetap aman.

Baca juga: Eksplorasi Malang Tanpa Macet: Ini Destinasi Hits yang Bisa Dijangkau dari Stasiun!

3. Desa Wisata Sanankerto (Turen)

Desa Wisata Sanankerto (Dok. Istimewa)

Jika Anda mencari ketenangan dan kesejukan yang hakiki, Sanankerto adalah jawabannya. Desa ini merupakan rumah bagi ekosistem bambu yang luar biasa.

Di desa ini juga ada Boon Pring, hutan bambu yang rimbun dengan telaga biru yang jernih di tengahnya. Suasananya sering disebut mirip dengan hutan bambu Sagano di Arashiyama, Jepang.

Selain itu, kalian juga dapat mengelilingi telaga menggunakan perahu rakit bambu tradisional atau sekadar duduk di bawah naungan ratusan jenis bambu langka. Kalian pun jangan lewatkan camilan berbahan dasar hasil bumi lokal yang dijajakan warga di sekitar area wisata.

4. Desa Wisata Ngadas (Poncokusumo)

Desa tertinggi di Jawa ini merupakan tempat tinggal suku Tengger yang masih memegang teguh adat istiadat. Desa ini sangat memanjakan mata dengan pemandangan perbukitan yang tertutup kabut tipis.

Kalian juga akan merasakan kearifan lokal melalui upacara adat atau sekadar berbincang dengan warga di depan perapian rumah (pawon) untuk mengusir dingin.

Akan tetapi satu hal yang sangat penting adalah udara di sini sangat dingin, bahkan bisa mencapai di bawah 10°C. Jadi pastikan kalian membawa jaket tebal jika mengunjungi desa ini.

Saran Itinerary 3 Hari 2 Malam: "The Village Experience"

  • Hari 1: Tiba di Malang, langsung menuju Pujon Kidul untuk makan siang di Cafe Sawah. Sore hari menuju Batu untuk menginap di area perbatasan yang sejuk.
  • Hari 2: Menuju Gubugklakah. Eksplorasi Coban Pelangi dan bersantai di homestay. Malam hari bisa lanjut Midnight Tour ke Bromo.
  • Hari 3: Perjalanan ke arah Selatan menuju Sanankerto (Boon Pring) untuk relaksasi sebelum kembali ke pusat kota atau bandara.

Menjelajahi desa wisata adalah cara terbaik untuk mencintai Indonesia dari dekat. Di Malang, keindahan alam dan ketulusan warganya akan memberikan Anda energi baru yang tidak bisa didapatkan di mal atau pusat perbelanjaan. 

Jadi, desa mana yang ingin Anda kunjungi pertama kali?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU