Senin, 23 MARET 2026 • 15:20 WIB

Puncak Arus Balik Kapal Laut Diprediksi 2 April, PELNI Siapkan Armada dan Layanan Maksimal

Author

Pemudik antre untuk masuk ke dalam Kapal Motor (KM) Sinabung milik Pelni di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara. (ANTARA FOTO/Andri Saputra)

INDOZONE.ID - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada Kamis, 2 April 2026, dengan proyeksi mencapai 27.009 penumpang.

Sekretaris Perusahaan Pelni, Ditto Pappilanda, mengatakan hingga Senin (23/3/2026), penjualan tiket untuk periode arus balik telah mencapai 171.438 tiket. Ia menyebut tren pergerakan penumpang akan terus meningkat seiring mendekati puncak arus balik.

Pelni menyiapkan layanan angkutan arus balik pada periode 23 Maret hingga 6 April 2026 dengan berbagai langkah antisipatif, mulai dari penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan, penambahan personel pelayanan dan keamanan, hingga memastikan seluruh armada dalam kondisi laik laut.

“Kami selalu utamakan keamanan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan 'safety first', 'zero accident' dan 'service excellent',” ujar Ditto, Senin (23/3/2026).

Selain itu, Pelni mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi guna menghindari kehabisan kuota maupun praktik tiket tidak resmi. Penumpang juga diminta mematuhi protokol keselamatan serta menjaga kebersihan selama perjalanan.

Baca juga: Mudik Jalur Laut: Panduan Lengkap Jadwal dan Cara Beli Tiket Kapal PELNI Terbaru

Di sisi lain, Pelni Cabang Jakarta juga telah menyiapkan strategi khusus menghadapi lonjakan penumpang. Kepala Cabang Pelni Jakarta, Antonius Lumban Gaol, menyebut pihaknya mengoperasikan 9 kapal dengan total 21 kunjungan pelabuhan selama periode angkutan Lebaran.

Kapasitas yang disiapkan mencapai 21 ribu kursi sebagai langkah antisipasi tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi laut. Untuk mendukung kelancaran operasional, sebanyak 28 personel pengamanan disiagakan, terdiri dari 14 tenaga internal dan 14 personel TNI Angkatan Laut.

Selain itu, pengaturan alur penumpang diperkuat dengan 21 tenaga pelayanan debarkasi-embarkasi dan 15 tenaga operasional guna memastikan proses berjalan aman dan tertib.

Pelni juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Pelindo, KSOP, kepolisian, hingga otoritas karantina untuk menjaga kelancaran operasional di pelabuhan.

Baca juga: Anti Panik! 5 Cara Mudik Naik Kapal Laut Bersama Bayi dengan Aman dan Tenang

Strategi lainnya mencakup penyesuaian rute kapal ke wilayah dengan potensi lonjakan tinggi, perluasan kanal pembelian tiket, serta pelaksanaan uji keselamatan (safety audit) guna memastikan seluruh armada dalam kondisi optimal.

Secara keseluruhan, Pelni saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan 75 pelabuhan, serta 30 trayek kapal perintis yang menjangkau 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. Selain itu, terdapat 18 kapal rede, delapan trayek tol laut, dan satu trayek khusus kapal ternak untuk mendukung layanan logistik.

Sebelumnya, Pelni mencatat telah melayani 316 ribu penumpang selama periode arus mudik Lebaran, yakni dari 6 hingga 22 Maret 2026.

Pelni menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan andal selama masa Angkutan Lebaran 1447 H, baik pada periode mudik maupun arus balik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU