INDOZONE.ID - Momentum libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan warga Jabodetabek untuk berwisata di Jakarta. Sejumlah moda transportasi umum seperti Transjakarta, MRT, hingga LRT Jabodebek, menjadi pilihan utama, terutama dengan adanya tarif spesial Rp1 yang berlaku pada Hari H dan H+1 Lebaran.
Sejak pagi hari, halte-halte menuju destinasi wisata seperti Taman Margasatwa Ragunan dan Monumen Nasional (Monas) terlihat dipadati penumpang. Mayoritas warga memilih transportasi umum karena dinilai lebih hemat dan praktis dibandingkan kendaraan pribadi.
Saka (35 tahun), warga Jakarta Pusat, mengaku sengaja menggunakan Transjakarta untuk berlibur bersama keluarga ke Ragunan.
“Kalau pakai kendaraan sewaan mahal, bisa ratusan ribu. Jadi lebih pilih Transjakarta karena lebih hemat dan gampang,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Selain faktor biaya, kemudahan akses dan minimnya kendala parkir juga menjadi alasan utama.
Baca juga: Ragunan Anti-Pusing: Spot 'Hidden Gem' Agar Libur Lebaran Tetap Nyaman
“Kalau naik mobil kan pusing cari tempat parkir, belum lagi penuh, antrean panjang, ngulur waktu,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan Jannah (45 tahun), warga Ciledug, yang menyebut ongkos murah menjadi pertimbangan utama.
“Naik Transjakarta paling cuma mengeluarkan sekitar Rp3.500. Murah, jadi bisa liburan tanpa keluar biaya besar, cukup hemat,” katanya.
Tak hanya itu, perjalanan dengan transportasi umum juga dinilai lebih nyaman karena terhindar dari kemacetan menuju lokasi wisata yang biasanya padat saat libur Lebaran.
Kebijakan tarif Rp1 turut menjadi daya tarik tersendiri. Dewi, perantau asal Jawa Tengah, memanfaatkan promo tersebut setelah kembali dari kampung halaman.
“Kebetulan hari ini baru kembali ke Jakarta dari kampung halaman di Semarang. Mumpung tarifnya Rp1, bisa irit ongkos ke kos dan dipakai healing tipis-tipis naik TJ, masih long weekend juga,” ujarnya.
Senada dengan itu, Fia yang menggunakan Transjakarta rute Senen–Blok M mengatakan momen setelah mudik menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul bersama teman di perantauan.
Promo tarif Rp1 ini berlaku untuk Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jabodebek pada Hari H (21/3) dan H+1 Lebaran sepanjang pukul 00.00 WIB hingga 23.49 WIB.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan operator transportasi untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik yang aman dan terintegrasi.
Baca juga: DKI Jakarta Antisipasi Lonjakan Kunjungan ke Tempat Wisata di Libur Lebaran
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin sebelumnya menyebut kebijakan ini sebagai bentuk komitmen dalam memberikan kemudahan mobilitas selama Lebaran.
“Momentum Lebaran adalah saat masyarakat bergerak untuk bersilaturahmi, berwisata, dan menikmati waktu bersama keluarga. Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” ujarnya.
Sementara itu, PT Transportasi Jakarta juga telah menyiapkan layanan khusus selama periode libur Lebaran 18–24 Maret 2026.
Layanan reguler beroperasi pukul 05.00–23.59 WIB, dengan tambahan rute wisata pada pukul 10.00–17.00 WIB menuju sejumlah destinasi seperti Ancol, Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kota Tua, hingga Monas.
Pada hari pertama Lebaran, operasional Transjakarta dimulai lebih siang, yakni pukul 09.00 WIB, untuk memberikan kesempatan kepada petugas melaksanakan salat Idul Fitri.
Dengan berbagai kemudahan dan tarif terjangkau, transportasi umum menjadi pilihan favorit masyarakat untuk menikmati libur Lebaran tanpa harus terbebani biaya tinggi maupun kemacetan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA